Monday, June 29, 2009

The lyrics

Posted by nandasani at 12:39 AM 2 comments
today, i was spending all day listening to music.. enjoy singing.. and also paying attention to their lyrics..

here some lyrics i love..


"if only they could see, if only they had been here, they would understand"
kings of convenience - cayman island

yep, people can understand if only they had been 'there'.. I've been judged by people that i was all crazy for doing my past, but actually they couldnt understand it.. they never been there yet.. hmm..


"every problem is gone because i threw everywhere but love inside of me, its unbelievable to see how love could set me free"
chris brown ft. Keri hilson - superhuman

yep.. Like we could solve all problems with love, but doesnt mean love makes you stay out of trouble


"so many nights i dream of u, holding my pillow tight. i know that i dont need to be alone, when i open up my eyes to face reality, every moment without you seems like eternity"

"i want a new life, and i want it with you, if you feel the same, dont ever let it go. u gotta believe in the spirit of love, it can heal all things"
boyzIImen - on bended knee

then, im hoping you come back to me..


"everyday & everynite this feeling i'd fight, try as i might, but i wont win.. i surrender i die, you are winning here alrite"
mymp - miss u

MISS YOU every second..


"i find myself tryna stay by the phone cause your voice always helps me to not feel so alone"
fort minor - where'd u go?

Just like written..
i need your voice tonight, just like the other night..

But i know..
"we cant play this game anymore but can we still be friends?"
"lets admit we made a mistake"
"heartbreak's never easy to take"

mandy moore - can we still be friend?
because they said, you are a good one.. i never knew it, because i never been as yours, and i dont know if i could




*written for my neverendingstory*

Friday, June 26, 2009

sin

Posted by nandasani at 1:34 PM 0 comments
well.. well..
kinda sweetest sin?? hahahaha.

i dont know why i did this... did i promise my self to finish it all?? engga lagi deh, nandaaa..

tapi sejujurnya aja yah, emang gw sangat menikmati pembicaraan demi pembicaraan yang diluputi dosa.. aahahahah. ada guilty pleasure aja gitu. heheheehe.

yah, mungkin cuma itu yang bisa gue lakukan. mau balik lagi, enggak mungkin. sudah sama-sama lelah dan menyerah, pasrah sampai dengan titik terendah. udah gak berniat nyoba lagi. bahkan gak ada jalan untuk nyoba lagi. tinggal diam aja. menikmati apa yang bisa dinikmati. jadi seperti ini. hahahahaha...

Thursday, June 25, 2009

He knows..

Posted by nandasani at 6:05 PM 0 comments
God knows,

i deserve to get more than i got

:)

Wednesday, June 24, 2009

ayo gimana

Posted by nandasani at 11:04 AM 0 comments
tuh kaannn..

jadi beneran...

saya sih senang sekali.. tapi kamu gimana??



written in the confusion of love.
*hahhahha.

Friday, June 19, 2009

tentang kebebasan, pengertian, dan kesabaran

Posted by nandasani at 7:34 PM 1 comments
Dia adalah seorang sahabat dari saya. Seorang putri bagi beberapa pangeran dan seorang bagi semua orang. Cantik. Pintar. Berbakat. Ramah. Menyenangkan. Dan yang terpenting, dia bukanlah klise. Dia nyata. Hadir dan ada. Dia menebarkan kehangatan saat dingin menghantui saya. Dia membawakan cahaya, saat gelap mengecam saya dalam kelam. Dia memberikan sebuah senyuman yang meneduhkan disaat saya kehausan. Dia lakukan bukan hanya kepada saya, tetapi juga sekelilingnya. Saya kagum padanya, semua yang mengenalnya akan kagum padanya, akan melihat betapa hebat dirinya. Betapa ia sepertinya selalu tahu mengambil langkah mana demi kenyamanan dia dan semua orang, betapa ia selalu tahu apa yang pantas diucapkan saat diharuskan bertemu dan mengungkapkan pendapatnya, betapa ia tidak takut salah dan berani mengambil bungkusan risiko yang bisa saja membuat dirinya terjerembab. Dia mampu memaafkan dan memberikan pelajaran dari setiap kesalahan. Dia selalu menyenangkan.

Tapi tidak hari itu, bulan itu dan beberapa hari kebelakang.
Matanya menyilaukan kepiluan, tapi sedikit orang yang mampu membacanya. Rautnya menampakan kekecewaan, namun tak semua kaum peduli akan hal itu. Saya tahu, saya diberi tahu olehnya, karenanya saya peduli. Bukan... bukan berarti saya tidak peduli jika tidak diberi tahu, tapi dia memang mampu menyembunyikan semua resah itu di dalam hati.

Kebebasan adalah yang dia dambakan. Penghargaan yang dia butuhkan. Pengertian yang ia tanyakan. Bukan semata-mata kekhawatiran tidak beralasan yang membuatnya jadi terkekang dan tidak mampu bergerak. Bukan kata tanya yang jawabannya hanya iya dan menjadikan dirinya terpojokkan.

Ia lelah dengan segala manut dan patuh yang tidak pernah dibalas dengan kepercayaan. Ia kecewa dengan sapa dan segenap perhatian yang hanya dianggap sebagai suatu kewajiban, bukan hal yang patut diacungi jempol. Ia ingin menunjukkan sayang tetapi tidak pernah ia mendapatkan balasan kasih sayang. Ia ingin lari tapi apa daya terikat kakinya dititik tersebut. Titik kelelahan hingga akhirnya hanya menerima, tidak lagi mencoba bangkit. Ikuti saja alur, yang mungkin, dia harapkan, aman.

Tapi, apakah manut dan patuh merupakan jalan keluar dari segala permasalahan yang dia hadapi? Apakah terkekang menjadi satu-satunya hal yang ia tidak mampu ia kalahkan? Apakah pasrah memberikan jawaban dari ronta dan teriakan hatinya yang merindukan datangnya kebebasan? Apakah berdiam adalah alasan dia untuk menyerah pada kepercayaan yang tidak pernah ia kecap?

Segenap bakat itupun hanyut hilang entah kemana, mungkin hanyut di lautan impian, mungkin terbang teralu tinggi bersama angan-angan yang tidak sempat diperjuangkan, mungkin juga, terkubur begitu dalam di tumpukan harapan yang terabaikan.

Ia menangis pada saya. Saya tak mampu berkata-kata. Hanya mencoba mengelus lembut kulitnya, mendekap tubuh rapuhnya. Tapi tak mampu merengkuh kepingan hati yang hancur di dalamnya. Saya tidak mau ikut hancur bersamanya, karena saya harus membantunya bangkit mengejar kereta impian yang telah lebih dulu melaju meninggalkan raganya. Jiwanya haruslah tetap hidup, barulah dapat saya merangkulnya... berlari bersama menyusuri ladang kehampaan hingga akhirnya menemukan sebuah padang rumput hijau yang penuh dengan harapan. Dimana ketekunan, kesabaran yang pada akhirnya membuat bibit menjadi buah. Ada keyakinan didalamnya. Tidak menyerah menjadi komposisinya. Lama memang, maka itu dibutuhkan usaha dan juga dukungan agar tidak ada rasa ingin pergi dan menyerah.

Dia adalah penanam bibit yang akan menjadi buah. Buah segar dan enak rasanya. Berkualitas tinggi dan akan mahal harganya. Saya akan menjadi air, tanah dan pupuk yang mendukungnya agar berkembang sehat. Memberinya pengertian akan arti tekun, kesabaran dan keyakinan bahwa bibit yang ia tanam akan ia tuai.

Saya tahu dia bisa, dia tahu dia bisa dan saya yakin, semua orang tahu dia pasti bisa.

Thursday, June 11, 2009

gaga.. gaga.. aneh anda..

Posted by nandasani at 7:15 AM 0 comments
bukannya masih berharap untuk kembali, hanya sekedar ingin mencari kabar dari seorang yg pernah ada di hati.

tapi, ya.. inilah jalan yg sudah dipilihkan..
mungkin memang lebih baik begini.. agar perkara tidak lagi menjadi bayang2 hari.

--------

account saya di block. di dua jejaring sosial.. saat saya mencoba untuk melihat accountnya di fs, which is no longer being popular web rite now, yg muncul adalah tulisan "private profile. restricted to friends"

Jadi, bahkan saya sudah tidak dianggapnya teman dimanapun

baiklah.
buat apa kesal? anggap saja tidak pernah kenal..
 

Corat-Coret si Caberawid Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal