Saturday, December 19, 2009

terimakasih.. 2 bulan yg penuh perjuangan..

Posted by nandasani at 11:05 PM 0 comments
akhirnya.. kita berpisah.. sebagai pasangan, tp tak mungkin terputus sbagai saudara, bukan?

Terima kasih.. mudah2an ini yg terbaik.. karena, jika kita memang harus bersama, Tuhan yg akan mempersatukan kita..

Sayang rizki..
slamat jalan, pata.. :')

terimakasih.. 2 bulan yg penuh perjuangan..

Posted by nandasani at 11:01 PM 0 comments
akhirnya.. kita berpisah.. sebagai pasangan, tp tak mungkin terputus sbagai saudara, bukan?

Terima kasih.. mudah2an ini yg terbaik.. karena, jika kita memang harus bersama, Tuhan yg akan mempersatukan kita..

Sayang rizki..
slamat jalan, pata.. :')

Thursday, December 17, 2009

lelah

Posted by nandasani at 6:17 PM 0 comments
keluh kesah marah
sampai pasrah aku berserah
duduk merendah sampai berdarah

aku lelah
butuh celah
butuh desahkan setitik nafas

diam saja
tanpa perang bahasa dan juga jiwa
aku ingin semua mengalah

sekali saja
biar aku rasakan apa itu lepas
bebas
dikupas saja semua prasangka yang menekan
menahanku untuk merasakan kesegaran...






aku lelah....

Wednesday, December 9, 2009

dreams, something we repress?

Posted by nandasani at 1:53 PM 0 comments
Ay, dreaming of you last night. You were begging for appology. Yea, you were that desperately sorry to me. you told your regret. then, your expression shows the emptiness, sorrows.. and that hurts me..

I offer you to hug me.. then you suddenly hold me that tight, just like with that hug, you wanted to tell you still have that love for me.. and, i cant lie, neither to you nor my self.. i miss you..

I was so nice to you, i wasnt angry, i was confused why i cant be upset to you.. after you hurt me THAT DEEP!

Ay, i miss you, thats true..
But im not trying to be with you anymore.. we chosed once.. and we're gonna live them :')

Monday, December 7, 2009

pengen nyanyi

Posted by nandasani at 5:48 PM 0 comments
hari ini senin.
besok selasa
dan lusa adalah rabu... ahahah. trus gw ga penting banget.

apa hubungannya hari ini senin dan gw pengen nyanyi???
(ayo coba puter otaakk..)

teng... teng..
karena tadiiiinyaaa... aku dian icha dan peer ku yang lain mau karaokean hari ini.. gw berencana cabut terbang (bok, jatah absen baru gw pake sekali!!), icha dan dian juga akan bolos kelasnya masing-masing.. kami lagi butuh katarsisan nih, dan wacana karaokean itu sudah tertunda kaya beberapa semester gitu loh!! (mulai berlebihan deh, Nandaaa..)

tapiiii...

lagi-lagi...
hari ini harus batal karena kami harus mengumpulkan tugas psikometri yang kami ga ngerti, kami harus melakukan observasi dan tentunya ada kuis psikologi sekolah besok siang. maka eng ing eng.. gw hanya duduk di gedung C lantai 2 sampai jam 6 lewat ini, sama anak-anak lainnya, nyanyi2 sambil ngetik2 depan laptop masing-masing... dan kenapa lagunya harus mellow semua yaa?? hiks...


***

guyss... i need catarchic...

apalagi setelah badai berturut2 yang merubuhkan pilar-pilar rumah gw... huhuhu...

***

and special for you, my dearest Rizki..

jangan kaya kemaren lagi ya, sayang... takut dengernya... bener-bener gak mau ngebayangin 'hari itu' tiba...
siapa yang berani bilang kita salah??? coba mana hukumnya??? hehe.

smile, darl...
we have to fight for us :)

love you :)

***

nyaaaaaaaaaaanyyyiiiiii..
mau nyanyiiiiii...!!!!

Monday, November 30, 2009

dalam satu bulan kedepan

Posted by nandasani at 3:26 PM 0 comments
hihihi... just a moment more. satu bulan lagi :)
akhirnya bisa ketemu sama pata.. duh, kangennya udah luar biasa. walau banyakan berantemnya, mmhh.. mungkin lebih tepatnya, gw yang agak hypomania.. hari ini manis, besoknya marah2.. hahahha :p

maaf yaa pata :)
but he's so damn sweet that he stays cool when i got mad. haha.

satu bulan tuh gakan kerasa lama kan y, pata?
walau sebenernya dalam timeline, minggu ini kamu yang seharusnya lagi ada di kotaku. hahha. (bahas lagi...)

***

haaa.. dan tidak terasa.........

dalam 5 hari akan ada penampilan lagi di Semarak Menteng
dalam 14 hari akan ada UAS sampai dengan 10 hari kemudian
dan dalam 26 harii...... i'll meet my dearly rizki :)
and of course, spending the holidays & celebrating my 20th birthday with him :-*

hihihi.

lagi euphoria nih besok sudah masuk bulan desember..
sudah semakin dekat dengan ulang tahun
sudah semakin dekat dengan pertemuanku.. hihihi.

but...
LOS (Level Of Stress) mulai meningkat.. udah tinggal dalam itungan hari gw harus ngurusin lagi tuh reunian yang bikin kepala gw mau pecah dan merasa tidak mendapatkan penghargaan apapun... :'(

doakan acaranya bisa lancar :)

Wednesday, November 18, 2009

31 hari bersamamu :)

Posted by nandasani at 8:29 AM 0 comments
hahaha. mau norak kaya anak sma, mau merayakan tiap bulan umur jadian,, hahahaha..
(gw bingung sih kenapa anak sma selalu dikambinghitamkan untuk segala kelabilan dan kenorakan dunia, klo kata dian: ini STIGMA bahwa anak sma = norak... ckckck),,

hari ini, tanggal 18 November 2009 usia hubunganku dan pata sudah berhasil melewati cobaan di bulan pertama,, hahahah.. see, what a norak!! ;)
masih akan banyak kontroversi dan konfrontasi yang harus kami hadapi lagi,, dia tanya, apa gw benar2 siap menghadapinya,, (while, he's been there, done that! and failed...). gw sih akan mencoba untuk menjalaninya, menghadapi konfrontasi dari orang-orang dan lainnya,, klo dia bilang dia akan berusaha bagaimana caranya supaya ga ada konfrontasi atau kontroversi apapun...
(HELL-oooo... emang apa sih yang kami lakukan sampe harus segitu ditentangnya???

***

nilai2 uts mulai keluar, dan semua cukup membuat gw kecewa :(
gw lagi kehilangan motivasi belajar nih,, gatau kenapa, kecapean mungkin... semakin attention deficit, semakin sulit fokus, dsb.

aaaahh.. berjuang keras di uas nih!!

***

urusan reuni keluarga (yang seharusnya dikerjakan bersama-sama), malah dilimpahkan pada gw dan ka manja, (yang pada akhirnya merepotkan lagi orang-orang di sekitarnya)... uuwwwhh.. untung aja gw mengerjakannya tanpa neurotic, gak kebayang klo gw sambil heboh panik.. hufftt...

***

well then, gw harus kembali pada kuliah nih,,
share another story, then.. :)

Tuesday, November 17, 2009

obrolan siang ama pacar

Posted by nandasani at 3:24 PM 2 comments
gue lagi masuk angin tingkat akut, perut rasanya sakit banget..

gatau knapa, tiba-tiba gue sms pata..

gue: pataa.. cups.. anaknya lagi nendang2 nih di dalam perut.. jadi sakit.. hihi..

pata: horeee!! pasti cowo! jagoanku!

gue: aaaahh gamauu.. ga bisa dipitain!

pata: emang kotak kado, dipitain??




Hehehe.. lucu aja ngobrolin hal-hal kaya gini ama dia, ngebayangin kalau memang pada akhirnya gue akan menjalani membentuk keluarga sama-sama dia.. mudah2an indah, seindah hubungan gue yg masih kaya kacang ijo, masih lama tumbuh jadi toge.. Hehe..
doakan yg terbaik aja y.. pasti, doa dia adalah "kamu bisa jadi chéf hebat dalam kurun waktu 4 taun lg, jadi aku ga berakhir dengan makan indomie beduaan ama kamu"
hehe.. AMIN.. amiin pataa.. smoga aku bisa memberikan yang terbaik :p


aku sayang kamu, pata :)

Wednesday, October 28, 2009

we made them..

Posted by nandasani at 3:34 PM 0 comments
everyone made their choices. we made ours, too.

yea, we've decided.. we've made the decision.. that not us being together..
you are tied with her, while im trying so hard to succeed with him.. you know that we loved once.. we broke up. and here.. now.. we are with our choosen ones.. hope we are happy with our own lives..

cuz i know, i've made right decision to be with my man.. :D

*congrats for your engagement..! waiting for your wedding invitation :)

Thursday, October 22, 2009

aku kamu & sbuah kata ya :)

Posted by nandasani at 10:21 PM 0 comments
setelah melalui banyak sekali pertimbangan, melewatkan cukup banyak momen.. kata "ya" yg ternyata hadir untuk menjawab pertanyaan yg slama 2 bulan ini mengganggu kenikmatan tidurmu..

ya, aku menjawabmu dengan satu kata yang membuncahkan seluruh kebimbangan, kekhawatiran dan ketidakjelasan yg membumbui sajian sehari2 kita. maka aku milikmu & kamu milikku. ya, saling memiliki adalah konsekuensi dari satu kata yg baru saja aku ucap.

kita tertawa. bahagia. sepertinya baru saja menemukan sang nirwana yg tadinya kupikir cuma khayal para insan iseng saja. tapi ternyata nirwana benar adanya.
kamu merasa lega. aku merasa bangga.

kita memberi cinta. smoga slalu dalam bahagia..
(Terimakasih rizki, untuk momen indah pada 18oktober09)

Tuesday, October 13, 2009

ulang tahun

Posted by nandasani at 2:50 PM 0 comments
13oktober2009
untuk pertama kalinya dalam 4 tahun terakhir..
tak kusampaikan ucap selamat panjang umur.. tak kuucap kata sayang.. tak kusematkan hiasan hati untukmu..

Tapi ternyata, bukan berarti aku mampu melupakan bahwa hari ini, ulang tahunmu..


*bang.. 25 tahun usiamu.. 4 tahun aku pinjamkan hatiku.. now, i moved.. i really do.. slamat menjalani hari2mu dengannya..

Monday, October 5, 2009

Dear Kaka,,

Posted by nandasani at 1:46 PM 0 comments
here i am, feeling so cold. not blue anymore. it's a black now.
hey, you know that i've tried to call for about crazy f**king thousands times. why you didnt hang it up? do you want me to fly away and meet you laughing on my foolishness??

kenapa sih cepet banget ngambek? susah banged pula baik2nya lagi...

Saturday, October 3, 2009

sometimes

Posted by nandasani at 10:57 AM 0 comments
yep. i admit it, that..
sometimes, i wish i could talk to you. i could tell you what i've been through in time i wasnt with you. wish i could tell you a tale, talked about what love can do and changes things.
sometimes, i really wish that spaces between myfingers are filled by you, just like the way you always succeed filled a big hole in my heart.
sometimes, i wish i could feel your breath whispering the air of love.. so that i know i could live forever with that air fulfilled the room in my lungs, flowing through my veins and that air filled me.

that just sometimes i wish i was still with you..
but, most of times.. all i want is my beloved Rizki.. and i thank that he's here, fixed the rest of my brokenhopes..

Saturday, September 26, 2009

(sigh)

Posted by nandasani at 8:54 PM 2 comments
i've been so damn tired..
been tired, not physically, but mentally. feels like i got pressed from every side of my life. like everything i've done was mistakes..

im tired.
tired of being blame.
tired of listened to things that werent being thanked by her.
tired of being the one that cant never tell what i think.
tired of the forbidance to love the one i choosed.

i could've hated her. but i just not allowed. huff.. please, be grateful for ur life. thanked what u got..
dont blame people if u arent happy.

(sigh)

Monday, September 7, 2009

Purnama kedua

Posted by nandasani at 8:00 AM 0 comments
Awalnya, kukira…
Saat kutinggalkan landasan kotamu, dan kupijakkan kakiku diatas tanah Jakarta, aku akan sudah melupakan purnama di Pantai Parai, melupakan melodi-melodi irama hati, meluapakan haru saat aku melambaikan jariku kearahmu sore itu… dengan kata lain… aku akan sudah mampu melupakanmu.

Tapi nyatanya…
Saat purnama sudah muncul lagi… memoriku berlarian menuju saat aku pernah memandang lukisan langit bersamamu.

Kita pernah menatap langit, melihat jiwa wulan yang sedang utuh.
Dimalam berangin itu. kita duduk. Tidak berhadapan, tidak juga berdampingan.
Tidak berdua, dan tidak mesra. kita sama-sama menikmati cantik rupanya.
Kita tidak saling berkata. Tidak bergandengan. hanya saja hati kita melantunkan irama yang sama.

Purnama kedua aku masih tetap cinta kamu, semoga saja itu jua yang kamu rasa.
Kini, kita juga tidak berhadapan, tidak berdampingan, malah jauh pula jarak yang ada. Tapi rasanya, hati kita masih bernyanyi melodi yang sama.
Malam ini iramanya sama-sama sendu
Sama-sama terbesit ragu, bukan pada rasa cinta yang kita punya.
Namun pada realita yang membelenggu,
Yang tidak satu lagu, membuat kita jadi semakin kelabu.

“kita berjalan diatas mimpi, tapi bukankah mimpi seringkali menjadi titik balik harapan yang berubah menjadi kenyataan?”, pendapatmu begitu.
Ya, aku tahu kamu mencoba mencari-cari cara agar ini bukan jadi suatu perkara.
Tapi ini adalah nyata. Mimpi kita, dibunuh oleh realita. Tak ada harapan.
Begitu pesimis aku dibuat oleh fakta yang ada.

Kamu terdiam, mengakuinya.
Aku juga paham benar konflik yang ada disini
Kamu dan aku... mengerti...
Tapi mampukah jiwa kita menerimanya?

Nandasani, depok, 060909

Purnama di Pantai Parai

Posted by nandasani at 7:59 AM 0 comments
Malam ini purnama. Aku sedang di pesisir pantai Parai dengan semilir-semilir angin yang ramah mengajak helai-helai rambutku berdansa seraya menikmati nyanyian dari debur ombak yang mesra menyapa pantai. Batu-batu tinggi berbaris tidak karuan, tak apa. Mereka juga menikmati alunannya melodi ombak tadi. Aku… menikmati sayup-sayup gelombang sonik yang cukup kukenali. Tertawa-tawa, bercanda di beranda sebelah. Renyah. Aku menyukai detakan dan tekanan yang menandakan antusiasmu terhadap mimpi-mimpimu yang kau dongengkan. Kamu dan sepupu kita disitu, yang kuajak lepas penat sementara di kampung kelahiran bapaknya, bapakku, dan bapakmu.
Seru. Akhirnya aku terbawa untuk nimbrung juga.

Lalu, larutlah kita bertiga. Masih di malam purnama, dipesisir pantai Parai dengan semilir-semilir angin yang mengajak rambutku, rambutmu berdansa menikmati irama-irama sang ombak yang kini mulai genit, mencolek-colek bebatuan yang sedari tadi hanya menonton saja.

Sunyi sebentar. Kita bertiga tidak berkata-kata.
Sampai kudongakkan kepalaku menatap hitamnya langit, yang malam ini ditemani purnama.
“kenapa tidak ada bintang malam ini?” kubilang begitu
“mendung” jawabmu
Aku nyengir jail, “bukan itu, karena bintangnya ada dihatimu”
Lalu sunyi berubah jadi bahak.
[seandainya kau mau petikkan beberapa untukku], batinmu
[aku benar-benar ingin petikkan beberapa bintang untuk hatimu], batinku
“kalian gila… asal jangan benar-benar jatuh cinta saja”, dia masih tertawa.

Kita : …. [berharap rasa itu tak benar-benar nyata]




Nandasani, Ciawi, 250809

Wednesday, September 2, 2009

cuma bergaya doang siiihh..

Posted by nandasani at 2:05 PM 0 comments
hihi.. padahal udah gaya banget duduk di line paling depan di kelas desain alat dan kondisi kerja hari ini, udah berniat menjadi mahasiswa yang paling oke dan terdepan dalam prestasi.. sudah siap menerima segala ilmu dari bidang PIO (ya Allah, tumben banget dah gw).. ternyata... eng ing eng.. hampir sejam, sang dosen tak juga kunjung datang.. huhuhuu.. gagal deh!

eh eh,, gw baru saja 2 hari menjalani kuliah gw di semester 5 yang isinya sudah peminatan perkembangan dan pendidikan. hiii.. ternyata semester ini belajarnya harus lebih serius deh, mata kuliahnya udah dalem2 gitu.. tapi, berhubung gw tetap dengan peer gw yang berisi (ehm) 4 orang wanita dengan kecacatan mental masing-masing, maka kata serius hampir tidak ada di dalam kamus kami. hehehee :)

but it's all ok.

hati? hmm,, ini yang rumit,, hahahaha..
gak tau lah yah apa yang akan terjadi di depannya, sampai hari ini gw masih akan tetap pada prinsip "menikmati apa yang bisa dinikmati", selebihnya.. hmm... gatauuu..

mau memberi waktu dulu aja untuk menjawab segala dilema ini. mudah2an ada jalan terbaiknya.. (iya kan, ka?)
AMIN.

yaudah aku masih belum tahu mau cerita apa.
post later on :)

Sunday, August 23, 2009

gosh! what now..?

Posted by nandasani at 10:19 PM 2 comments
im over with you, Kresna!!

you are the sickest person i've ever met! you, and all of ur family are sick!!!


what have i done? why still hurting me after all?? :'(


you are the meanest person in my life. you are killing me..

Saturday, August 15, 2009

terima-kasih

Posted by nandasani at 7:55 AM 0 comments
aku menerima apa apa yang kamu kasih. kasih makna kcintaan sarat tertuang dari hari haru yg kamu temani. kabur kabur untuk hadir, walau jerit2 tugas meraung2 pinta kamu jamah mereka.
tapi kamu pilih aku, katamu.


cuma 4 hari, kenapa terburu2? katamu lagi.
Kutarik 2 senti kanan dan 2 senti kiri bibirku, melukis senyum yg sekiranya tetap tak jawab pertanyaan yg ngiang ngiung layaknya nyamuk mondarmandir di telingamu.
terusnya aku buka mulutku, kubilang biar kamu tetap merinduku tuk kembali lagi dilain waktu.
sehabis itu..


Lima jariku melambai kearahmu, punyamu juga.. tapi sama2 tak ikhlas.
Aku melangkah menjauh, kamu tetap disitu dgn raut haru biru merinduku, sampai benar lenyap rupaku dari jangkau penyaksianmu

Dalam hati..
selamat jalan. sampai jumpa lagi. sampai aku akan banyak menerima apa2 yg kamu kasih.



*dedicated 4 people i do love, that welcoming me and my friends amazingly di tanah kelahiran bapakku. love yous. xoxoxo.

Saturday, August 1, 2009

izinkanku genggam hatimu, sahabatku..

Posted by nandasani at 11:42 PM 0 comments
kemarikan sahabatku terkasih, biar kusambut tanganmu yg mencari2 pegangan. genggam saja syg, aku rela walau aliran darah harus tersumbat, sampai kram sudah jemariku, tak apa.. asalkan kau gantikan dengan damainya hatimu.

mungkin kau tak sanggup bersenandung tentang bebanmu.. aku juga demikian, tak jua temu sajak tepat tuk ringankan cemasmu, syg..
jadi genggam saja.. biar pedihmu aliri arteriku, biar terbagi jadi kau tak sendiri..

untukmu jua sahabatku yg lain, yg tak kalah dicintai oleh hati ini. Jangan iri bila tak kurengkuh bahumu.. walau tak kuikatkan jemariku pada milikmu, hati ini sudah terikat pada jiwamu.. ku rasakan getar2 kekecewaanmu pada dunia, ku selami mimpi2 yg kau rangkai menjadi buket indah. ku bersamamu stiap waktu..

Wahai para sahabatku,
menangislah padaku, kusediakan kau semangkuk waktu dan seporsi ksediaan tuk temani bulir2 airmatamu..

aku ingin menyuguhkan sesendok gula untuk kepahitanmu.. rasakan semuanya lewat arterimu, rasakan melalui rambatan udara yg membelai hatimu.. lewat deru2 kereta para ksatria, lewat hembus2 angin, lewat molekul2 yg menghantarkan kecintaanku pada kalian..

kugenggam erat jemarimu yg basah karena panik mengambil alih waktumu, aku terpejam tapi kulihat kegundahanmu. genggam saja sayang.. ku bagi bahagia miliku untukmu, agar senyum itu dapat kunikmati lagi..

sahabatku yg satu lagi..
kerengkuh hatimu walau tak satu sentipun kusentuh tubuhmu.. kucoba balut lukamu dgn perban2 pengertian dan empati akan sakit hati..
kemari sayang.. kupeluk kamu.. walau tak seujung jaripun ku menyentuh kulitmu.. terasa, sayang? jika belum, berikan aku sejumput waktu agar kita bisa bertemu dan kulingkarkan lenganku memelukmu..

mentari

Posted by nandasani at 9:30 PM 2 comments
melati tak hentinya tanya bertanya mengapa pada dedaun kering yg hampir mati..
mawar tak jua terima mengapa harum harus bersanding dgn duri yg terberi..

matahari tak mengerti, mengapa ia harus sembunyi saat sang bulan berlaga, padahal ia lah sang penabur cahaya.. mengapa bulan yg dipuja, tetapi mentari yg terhina? katanya bersinar tralu terik hingga buta mata manusia, katanya sengat teralu panas, hangus pula smangat dunia. mentari tersedu, malah berbunga para hijau ditaman. bila matahari sedang penuh smangat, para pekerja mengamuk, mengumpat bangsat padanya.. tanah meretak retak tanda protes, air kabur mengumpat buat manusia kalang kabut kekeringan..

pada saat itu sang bulan berleha2, menunggu dirinya dipuja. oleh para wanita. oleh para insan yg sedang bercinta. oleh para penyair syahdu di dunia. oleh semua umat.

mentari iri, iri dgn sambut hangat pada sang bulan. tapi mentari baik hati.. ia tahu, dunia kan mati tanpa hadirnya, sang bulan tak bercahaya, dedaun tak makan. melati akan mati seperti dedaun kering. mawar tak lg wangi tetapi tetap berduri.

mentari tak butuh puji, karena dirinya percaya diri..

Saturday, July 25, 2009

we care... selesai..

Posted by nandasani at 3:30 PM 2 comments
wahhh.. lega banget setelah satu acara selesai dilaksanakan dengan lancar!!
terimakasih untuk bantuan teman-teman panitia dan seluruh pihak yang membuat acara ini lancar... ada robby, ada pakde ibut, ada mas alga... pkoknya semua panitia yang udah hebat banget mempersiapkan acara ini.

terima kasih juga apresiasinya, tepuk tangannya.. makasiih :)

sekarang mau ke fc run dulu aahhhh...

23 juli - hari bertualang keliling jakarta :)

Posted by nandasani at 7:39 AM 0 comments
Sebelum gw kuliah, gw pernah bilang kalo gw ga berani jalan2 di Jakarta sendirian pake angkutan umum… tapi sekarang udah ada beberapa rute yang gw taklukan. Hohoho.. 

1. Depok ke Cilandak sampe Lb. Bulus : pake Deborah ga ac, bayarnya 4000
2. Depok ke Blok M, Bulungan : pake kopaja 63, bayarnya 3500
3. Depok ke Pasar Minggu : pake angkot 03 atau 04, lupa bayarnya berapa
4. Depok ke Samsak Jakarta barat : pake Deborah sampe terminal lebak bulus trus naek busway sampe shelter samsak
5. Depok ke Glodok : naek kereta sampe stasiun kota naik angkot 08 tujuan senen
6. Depok ke Kuningan : naek kereta sampe stasiun Tebet, naik ojek.. hahaha
7. Depok ke Pondok Indah : naek Deborah AC sampe depan PIM, bayar 6000
8. Dari Ragunan mau ke Depok : naek angkot sampe trakindo, trus naik kopaja 63
9. Dari Bogor ke Tanjung Priok, Rawamangun, naek agramas aja… 11500 ac dan nyaman 
10. Depok ke Mangga Dua : naik kereta sampe stasiun kota trus naek angkot deh,, lupa no berapa… hahahaha.
11. Depok ke Monas : klo mau modal, naek aja ekspress turun di gambir trus jalan kaki… klo engga, turun di Juanda, jalan kaki juga dikit, atau naek apa gitu… hehehehe…

Nah, ada rute ke 12 yang baru aja gw taklukin… hohoho.
12. Depok ke Slipi, sampe grogol : naik P.48, P.81, atau P.54. hohohoho

Kayaknya besok2 gw bisa jadi kenek nih,, udah tau jalan… hahahha… hari ini gw muter2 Jakarta Pusat, Selatan, dan Barat… kan gw pergi ke Harapan kita pake P. 48 yang melewati warung buncit, pancoran, kuningan, dan pada akhirnya sampe di slipi jaya… wah, gila yah ternyata jalan2 di Jakarta sendiri itu butuh mental yang kuat… hahahaha… tadinya klo emang gw nyasar gw bakalan tetap di bus yang sama untuk kembali ke depok lagi. Hehehehe… untunglah kemampuan membolang gw cukup tinggi  jadilah gw turun di tempat yg benar, tepat di depannya rumah sakit harapan kita 


Pulangnya, gw berencana untuk naik bus lagi dengan rute sebaliknya dari perjalanan pergi tadi, tapi ternyata bokap menyarankan untuk nunggu macetnya ilang dulu dan dianter pake motor ke depok. Jadilah, gw bersama kakak sepupu gw bermotor ria di jalan besar di kota besar seperti Jakarta… kami melewati Slipi Jaya, menuju Kemanggisan, melewati Permata HIjau, sampe ke Pondok Indah, lurus sampe Lebak Bulus, Cilandak, Tanjung Barat, Lenteng Agung dan pada akhirnya DEPOK again!! Huaaaaa… gila banget yh bermotor di tengah mobil2 di jalan kota Jakarta itu sama aja kaya olah raga jantung… dagdigdug aja dong jantung gw,, beberapa kali hampir dicium motor lainnya, sempet nabrak lubang juga dan menyebabkan gw agak terloncat… sempet gerimis2an dikit, sempet heboh ngaca di mobil orang (loh?? Hhahaha. Ingaaatt,, berkaca adalah sebuah kebutuhan primer gw ;p) sesampainya gw di kosan gw tercinta, yang gw lakukan adalah merenggangkan pinggang dan leher gw yang rasanya kaku banget... baru kali ini gw bermotor selama 1,5 jam... gilaaaaa.... hahahahaha. But it was all fun, for the first and i hope the last one... sumpah deh, gw lebih rela duduk desek2an dan kena macet di dalam bus kota daripada naek motor dari Slipi sampai dengan Depok... parah!!

Yauda ah... gw cape berat dan ingin segera beristirahat, besok pagi masih harus berkutat dengan dekanat dan tentunya fitting gaun dansa 

Tuesday, July 21, 2009

im back =)

Posted by nandasani at 1:49 PM 0 comments
huaaa.. after a long break... gak nulis di blog gw tercinta ini,,
sekarang ini gw sedang sibuk sekali mempersiapkan WE CARE yang ternyata tinggal H-4 lagi. haduuh, cukup panik karena tadi malem gw ngimpi gak enak tentang we care... huhuhuhu.. mudah-mudahan pada hari H-nya semua berjalan dengan lancar. sejauh ini sih segala persiapan test udah selesai... yang bikin marah cuma pak dekan yang susah banget bilang "iya" untuk pemberian sambutan, kalo hari ini gw masih gak dapet jawaban, maka gw akan segera menghubungi Pakde Ibut untuk menggantikan pak dekan tersayaaaangg!!!!

piastro?
hmm,, gimana yah,, mau marah tapi kok ya ga bisa.. kesal dengan kerja bidang yang gak kooperatif bikin jadwal mundur2 mulu.. tapi ya sepanjang semua masih bisa jalan, gw gak akan banyak cincong deh :(

dansa?
nah... ini yang mulai menyenangkan..
menjelang 6 bulan bergabungnya gw dengan DanceSport UI ini, gw mulai merasakan apa yang namanya kekeluargaan,, gw udah jarang mengeluh pas latihan... mungkin karena gw udah mulai bisa ngikutin latiannya, udah mulai kenal sama temen-temen dansa, mulai menikmati ada di lantai dansa,, mulai senang dengan panggilan "mba cilik". hehehehehe...

yah, sekian lah tentang aku dan diriku saat ini :)

happy blogging everyone :)

Monday, June 29, 2009

The lyrics

Posted by nandasani at 12:39 AM 2 comments
today, i was spending all day listening to music.. enjoy singing.. and also paying attention to their lyrics..

here some lyrics i love..


"if only they could see, if only they had been here, they would understand"
kings of convenience - cayman island

yep, people can understand if only they had been 'there'.. I've been judged by people that i was all crazy for doing my past, but actually they couldnt understand it.. they never been there yet.. hmm..


"every problem is gone because i threw everywhere but love inside of me, its unbelievable to see how love could set me free"
chris brown ft. Keri hilson - superhuman

yep.. Like we could solve all problems with love, but doesnt mean love makes you stay out of trouble


"so many nights i dream of u, holding my pillow tight. i know that i dont need to be alone, when i open up my eyes to face reality, every moment without you seems like eternity"

"i want a new life, and i want it with you, if you feel the same, dont ever let it go. u gotta believe in the spirit of love, it can heal all things"
boyzIImen - on bended knee

then, im hoping you come back to me..


"everyday & everynite this feeling i'd fight, try as i might, but i wont win.. i surrender i die, you are winning here alrite"
mymp - miss u

MISS YOU every second..


"i find myself tryna stay by the phone cause your voice always helps me to not feel so alone"
fort minor - where'd u go?

Just like written..
i need your voice tonight, just like the other night..

But i know..
"we cant play this game anymore but can we still be friends?"
"lets admit we made a mistake"
"heartbreak's never easy to take"

mandy moore - can we still be friend?
because they said, you are a good one.. i never knew it, because i never been as yours, and i dont know if i could




*written for my neverendingstory*

Friday, June 26, 2009

sin

Posted by nandasani at 1:34 PM 0 comments
well.. well..
kinda sweetest sin?? hahahaha.

i dont know why i did this... did i promise my self to finish it all?? engga lagi deh, nandaaa..

tapi sejujurnya aja yah, emang gw sangat menikmati pembicaraan demi pembicaraan yang diluputi dosa.. aahahahah. ada guilty pleasure aja gitu. heheheehe.

yah, mungkin cuma itu yang bisa gue lakukan. mau balik lagi, enggak mungkin. sudah sama-sama lelah dan menyerah, pasrah sampai dengan titik terendah. udah gak berniat nyoba lagi. bahkan gak ada jalan untuk nyoba lagi. tinggal diam aja. menikmati apa yang bisa dinikmati. jadi seperti ini. hahahahaha...

Thursday, June 25, 2009

He knows..

Posted by nandasani at 6:05 PM 0 comments
God knows,

i deserve to get more than i got

:)

Wednesday, June 24, 2009

ayo gimana

Posted by nandasani at 11:04 AM 0 comments
tuh kaannn..

jadi beneran...

saya sih senang sekali.. tapi kamu gimana??



written in the confusion of love.
*hahhahha.

Friday, June 19, 2009

tentang kebebasan, pengertian, dan kesabaran

Posted by nandasani at 7:34 PM 1 comments
Dia adalah seorang sahabat dari saya. Seorang putri bagi beberapa pangeran dan seorang bagi semua orang. Cantik. Pintar. Berbakat. Ramah. Menyenangkan. Dan yang terpenting, dia bukanlah klise. Dia nyata. Hadir dan ada. Dia menebarkan kehangatan saat dingin menghantui saya. Dia membawakan cahaya, saat gelap mengecam saya dalam kelam. Dia memberikan sebuah senyuman yang meneduhkan disaat saya kehausan. Dia lakukan bukan hanya kepada saya, tetapi juga sekelilingnya. Saya kagum padanya, semua yang mengenalnya akan kagum padanya, akan melihat betapa hebat dirinya. Betapa ia sepertinya selalu tahu mengambil langkah mana demi kenyamanan dia dan semua orang, betapa ia selalu tahu apa yang pantas diucapkan saat diharuskan bertemu dan mengungkapkan pendapatnya, betapa ia tidak takut salah dan berani mengambil bungkusan risiko yang bisa saja membuat dirinya terjerembab. Dia mampu memaafkan dan memberikan pelajaran dari setiap kesalahan. Dia selalu menyenangkan.

Tapi tidak hari itu, bulan itu dan beberapa hari kebelakang.
Matanya menyilaukan kepiluan, tapi sedikit orang yang mampu membacanya. Rautnya menampakan kekecewaan, namun tak semua kaum peduli akan hal itu. Saya tahu, saya diberi tahu olehnya, karenanya saya peduli. Bukan... bukan berarti saya tidak peduli jika tidak diberi tahu, tapi dia memang mampu menyembunyikan semua resah itu di dalam hati.

Kebebasan adalah yang dia dambakan. Penghargaan yang dia butuhkan. Pengertian yang ia tanyakan. Bukan semata-mata kekhawatiran tidak beralasan yang membuatnya jadi terkekang dan tidak mampu bergerak. Bukan kata tanya yang jawabannya hanya iya dan menjadikan dirinya terpojokkan.

Ia lelah dengan segala manut dan patuh yang tidak pernah dibalas dengan kepercayaan. Ia kecewa dengan sapa dan segenap perhatian yang hanya dianggap sebagai suatu kewajiban, bukan hal yang patut diacungi jempol. Ia ingin menunjukkan sayang tetapi tidak pernah ia mendapatkan balasan kasih sayang. Ia ingin lari tapi apa daya terikat kakinya dititik tersebut. Titik kelelahan hingga akhirnya hanya menerima, tidak lagi mencoba bangkit. Ikuti saja alur, yang mungkin, dia harapkan, aman.

Tapi, apakah manut dan patuh merupakan jalan keluar dari segala permasalahan yang dia hadapi? Apakah terkekang menjadi satu-satunya hal yang ia tidak mampu ia kalahkan? Apakah pasrah memberikan jawaban dari ronta dan teriakan hatinya yang merindukan datangnya kebebasan? Apakah berdiam adalah alasan dia untuk menyerah pada kepercayaan yang tidak pernah ia kecap?

Segenap bakat itupun hanyut hilang entah kemana, mungkin hanyut di lautan impian, mungkin terbang teralu tinggi bersama angan-angan yang tidak sempat diperjuangkan, mungkin juga, terkubur begitu dalam di tumpukan harapan yang terabaikan.

Ia menangis pada saya. Saya tak mampu berkata-kata. Hanya mencoba mengelus lembut kulitnya, mendekap tubuh rapuhnya. Tapi tak mampu merengkuh kepingan hati yang hancur di dalamnya. Saya tidak mau ikut hancur bersamanya, karena saya harus membantunya bangkit mengejar kereta impian yang telah lebih dulu melaju meninggalkan raganya. Jiwanya haruslah tetap hidup, barulah dapat saya merangkulnya... berlari bersama menyusuri ladang kehampaan hingga akhirnya menemukan sebuah padang rumput hijau yang penuh dengan harapan. Dimana ketekunan, kesabaran yang pada akhirnya membuat bibit menjadi buah. Ada keyakinan didalamnya. Tidak menyerah menjadi komposisinya. Lama memang, maka itu dibutuhkan usaha dan juga dukungan agar tidak ada rasa ingin pergi dan menyerah.

Dia adalah penanam bibit yang akan menjadi buah. Buah segar dan enak rasanya. Berkualitas tinggi dan akan mahal harganya. Saya akan menjadi air, tanah dan pupuk yang mendukungnya agar berkembang sehat. Memberinya pengertian akan arti tekun, kesabaran dan keyakinan bahwa bibit yang ia tanam akan ia tuai.

Saya tahu dia bisa, dia tahu dia bisa dan saya yakin, semua orang tahu dia pasti bisa.

Thursday, June 11, 2009

gaga.. gaga.. aneh anda..

Posted by nandasani at 7:15 AM 0 comments
bukannya masih berharap untuk kembali, hanya sekedar ingin mencari kabar dari seorang yg pernah ada di hati.

tapi, ya.. inilah jalan yg sudah dipilihkan..
mungkin memang lebih baik begini.. agar perkara tidak lagi menjadi bayang2 hari.

--------

account saya di block. di dua jejaring sosial.. saat saya mencoba untuk melihat accountnya di fs, which is no longer being popular web rite now, yg muncul adalah tulisan "private profile. restricted to friends"

Jadi, bahkan saya sudah tidak dianggapnya teman dimanapun

baiklah.
buat apa kesal? anggap saja tidak pernah kenal..

Wednesday, May 20, 2009

QUALITY TIME Ep.2

Posted by nandasani at 12:01 PM 0 comments
hore. uas telah selesai. tinggal menunggu hasil yang entah akan seperti apa rupanya... gak berharap teralu banyak, walau sebenernya pengen banget ip-nya naik. huhuhu..

uas yang berjalan dua minggu kemaren, berhasil bikin gw mati kutu dan panik sepanik-paniknya, padahal pas dijalanin sih biasa aja,, akhirnya untuk mengurangi berbagai ketegangan, gw menyempatkan waktu untuk bersenang-senang, salah satunya adalah nonton BALAWAN!!! berminggu-minggu melewatkan Margo Friday Jazz, padahal acaranya gratisan, sialnya gak pernah ada temen nonton dan waktunya yang mepet (karena gw baru selese latian dansa jam setengah 7 dan biasanya harus langsung caw ke bogor lagi, buat yoga jam 6 pagi di esok harinya). tapiiiii... hari itu gw bersikeras untuk dateng MFJ karna ada BALAWAN!!! huaaa... balawan gitu loh, di MFJ!! gratis dan acaranya yang dikemas kaya jam session membuat semuanya terasa sempurnaaaaa... jarak yang gak nyampe 5 meter antara gw dan si balawan membuat gw bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi di dirinya. huahahahah... eh, sumpah keren banget!!!

cuma ditemenin sama dua pria aneh : andra dan alex, gw pun terhanyut dalam setiap petikan senar gitarnya mas balawan. hihihhi..

best partnya, saat akhirnya gw memutuskan untuk memuaskan hasrat tampil gw, dan mencoba menjawab sebuah pertanyaan berhadiah cd balawan dan tentunyaaaa... bernyanyi di depan stage. ahahahahhahaha.. NGEKSIS PARAAAHH!! tambahannya adalah gw foto juga ama balawan. xixixixixi.




nekad deh. padahal hari seninnya gw uas p3. hahaha. bodo ahh..
yang penting menyegarkan dulu otak yang rsanya sudah penat sekali dengan materi-materi ujian di fakultas psikologi ini.

uas terakhir adalah hari selasa.
psi kognitif yang ternyata memaksa fungsi kognitif gw untuk bekerja 10x lebih berat dari biasanya *lebai mode: on*. susah banget deh soalnya, gw keluar setengah jam sebelum waktunya abis karena........ GW GATAU MAU NULIS APA LAGI!!!!





tapi..

setelah itu gw dapet kesempatan untuk bersenang-senang lagi, sebuah rencana lama yang telah disusun baik2 akhirnya terlaksanaa. KARAOKEAN!!

gw, dian, chai, achie, kania, NG, arni, lady, bagus dan andra pergi bersama menuju NAV Margo City Depok. hhiihihhiii. bayangkan 10 orang yang memiliki psychological disorder yang berbeda-beda disatukan dalam sebuah ruangan yang menyebabkan ruangan tersebut menjadi gempar dengan suara-suara sumbang nan aneh tanpa adanya pitch control (klo ada mba ii pasti udah teriak2 kecewa melihat performa kami siang itu. ahahhaah). mulai dari lagu pop, rock, jazz, ampe dangdut dan tidak lupa ada LAGU INDIA, semua keluar..

heboh.
ketawa-ketawa.


pwift.. puas banget pokoknya kemarenn... trimsiii temaaannn...

Friday, May 15, 2009

menanti kelahiran sang bayiku :)

Posted by nandasani at 10:45 AM 0 comments
menulis adalah sebuah kenikmatan untuk saya, kenapa? karena saya suka menulis. tulisan saya belum pantas disebut indah, berkualitas, ataupun ssetara dengan para sastrawan. masih jauhhhh.. saya menyadari, bakat yang terpendam harus diasah. minat yang ada harus diperhatikan..

saya suka menulis, tapi menulis bukan bidang yang cukup saya kuasai. saya cuma bisa cuap-cuap atau sekadar curhat. gak penting tulisannya, lokal sekali isinya. mau sok-sok jadi seperti dewi lestari, yang ada malah ketidakjelasan makna dan kosakata yang amburadul, baca djenar maesa ayu... terpukau dan ingin meniru gaya menulisnya, tapi dasar kualitas otak tidak memadai. apalagi untuk meraih kelas seperti putu wijaya, sapardi djoko damono, dan pramoedya ananta toer.. wah, masih lama bangett... kapan yah kira-kira??? (*berfikir keras...*)

eh, tapi rejeki emang gak lari kemana-mana yah, tiba2 aja kenal sama Mas Hudan Hidayat, seorang ahli essai yang sangat rendah hati, padahal kemampuannya ayey punya,, hehehe... lalu, setelah dia membaca 3 puisi saya, dia tertarik pada keindahan bahasa dan gaya yang saya punya,, hihihi.. gara2 bang hudan, saya jadi percaya diri.. saya jadi semakin giat menulis puisi, kadang emang gak penting seh, gak mutu.. tapi doakan saja agar "bayi" saya cepat lahir dari kandungannya yang masih muda ini :)

Wednesday, May 6, 2009

saya kangen kmu

Posted by nandasani at 12:40 PM 1 comments
saya kangen dia.

senyumnya yang bikin saya senyum.
tawanya yang memunculkan tawa saya.
tingkah lucu dan menggemaskan yang slalu berhasil membuat saya bersyukur dia pernah terlahir untuk saya.

saya sayang dia.
tp dia gak tau dimana. saya ingin peluk dia, cium pipinya. katakan bahwa dia adalah bagian dari diri saya.




Nazira Shafa Arelia, saya kangen kmu, sayang.
keponakanku cantik.. cepat pulang yaa.. jangan pergi lama2..

Tuesday, May 5, 2009

apa apa

Posted by nandasani at 1:36 AM 1 comments
sepertinya kmu memilih untuk tidak dengar apa2. tidak lihat apa2. tidak bicara apa2. sehingga kmu tidak perlu tau apa2. kmu juga tidak perlu merasakan apa2. kmu tidak ingin apa2. kmu tidak butuh apa2.

jadi, buat apa saya mencoba apa2 sama kmu?
buat apa saya berbuat apa2 untuk berbaik sama kmu??
tapi tidak apa2.. karena dibalik tidak apa2 pasti ada apa2..

hah.. saya mulai menulis apa2 yang tidak jelas!

Saturday, May 2, 2009

susahnya jadi PANITIA

Posted by nandasani at 8:59 PM 0 comments
hufftt..

stau gue..
yang menentukan peraturan pertandingan, yang mengatur jalannya acara, yang menentukan jadwal, yang menyatakan menang atau kalah maupun WO adalah PANITIA!!

peserta.. tidak ikut berhak merubah jadwal yg sudah ditentukan. peserta yg menyesuaikan jadwal mereka dgn apa yg sudah ada. peserta menuruti peraturan yang sudah ada.

panitia.. berhak menentukan jadwal.. begitu pula pertandingan tunda.

panitia.. berhak mengambil keputusan atas WO.

ANJ....!! trus kenapa skarang PANITIA yg diatur2 ama PESERTA?? cuma karena PESERTANYA lebih TUA?? buat apa ada PANITIA kalo PESERTA mau nentuin sendiri..

Monday, April 27, 2009

BACKSTAB!

Posted by nandasani at 11:10 PM 1 comments
saya lagi pengen ngomel.

sebabnya??
bcuz i knew someone backstabbed me. i knew it long before i write this note. but that time all i did was silent. why? bcuz i thought, it is useless to talk about it. the stuff was over and why should i take my time to think about that-unimportant-thing.

but then..

i dont want to be the victim for the second time with another person. i dont want being backstabbed by anyone else. thats why.. i become more and more aware to new people.

wait..
it doesnt mean i cant trust other. i just become aware.

i hate the two-faces-man *well, i dont know if i use the rite term. hehe*. maybe.. maybe bcuz i am a straightforward person, that i show people if i dont like them, and i also show people i care about.

but this guy.. the guy backstabbed me a few months ago did this :

he showed me AS IF he was a friend of mine. AS IF he cared for me, for his friend that used to be my lover that time, he showed us AS IF he was in our side.

he also did this :
accompanied my lover came to my house, had fun with us, picked me from my house to spend weekend with then, being my "most careful" friend when i got probs with my lover, being my "trusted" friend to share about my lover, and he picked me to see my lover.

tapii. dia ternyata adalah mata2 darii si cewe yg jelas2 sensi sampe mampus ama gue. dan dia melaporkan semua ke cewe itu, LENGKAP DGN TANGGAL DAN JAM SETIAP KEJADIAN.

brengkes banget tu orang.

sumpah. gw benci orang muka dua!
dan skarang.. gue gatau.. apakah ada orang lain yg melakukan hal srupa dengan si brengkes itu. karena spertinya, oknum yg baru saja "baik" sama gue ini, juga "senyum di depan gue, pisau dibalik gue".

gue bukan negative thinking. gue hanya belajar dari pengalaman. yang membuat gue jauh lebih berhati2. dan terutama : DONT EVER TRUST PEOPLE WITH YOUR HEART. it's hurt when we found out that they lied to us.

tapi, gue lagi belajar untuk jadi orang yg lebih baik. gue ga akan dendam sama orang itu. tapi, jgn berharap gw akan percaya lg sama makhluk berinisial 'A' tsb.

*buat mantan : lain kali cari temen yg ga nusuk dari belakang ya. gue inget kalimat lo, "mereka ga mau ikut campur.. tapi mereka peduli".. ya, itulah bentuk kepedulian mereka!

Monday, April 20, 2009

kopi hitam

Posted by nandasani at 11:10 AM 0 comments
Malam itu aku duduk di beranda rumahku, bercakap dengan seorang kawan baru,
yang sebenarnya belum teralu aku kenal. Ditemani semilir angin, segelas kopi
tubruk yang hitam, dan percakapan basa-basi. Tawa-tawa kecil mulai mendatangi
kami, kekakuan mulai mencair… sampailah kami pada topik yang tak pernah lepas
dari kehidupan orang muda, cinta.

Aku dan dia sedang mengeluhkan kehidupan cinta kami masing-masing, dia
bercerita betapa kelamnya hari yang dia jalani dengan bayangan kekasih
terakhirnya yang terpaksa ia tinggalkan. Aku? Heh… hanya dapat menghela napas
panjang untuk menunjukan bahwa kisah yang kupunya juga sama gelapnya dengan
yang dia baru saja sampaikan.

Sejam kemudian, aku merasa telah mengenal dia dari beberapa tahun silam,
seluruh kehidupan cintanya terbongkar padaku, bahwa dia pernah benar-benar
jatuh cinta pada gadis berusia 6 tahun lebih muda darinya, polos, lucu, dan
mampu menyajikan lelucon hangat ataupun dongeng simpel yang akhirnya dapat
ditebak. Tapi, si gadis kecil tadi mampu membuat temanku ini duduk diam selama
enam jam untuk mendapati si kecil ketiduran diwaktu mereka ngobrol lewat sms. Katanya,
tatapan si kecil tadi mudah sekali dibaca, kekaguman pada dirinya, yang
menjadikannya lebih kuat setiap hari, lepaskan beban kekhwatiran dalam lubuk
hatinya. Temanku hanya tertawa tipis, mengingat kenangan mereka, miris dan
menipu diriku serta dirinya sendiri dibalik senyum tadi. Kutanyakan pada dia, kenapa
mereka berpisah? Temanku terdiam, entah tak tahu mau menjawab apa atau tidak
ingin dirinya mengingat lagi alasan menyakitkan itu. Aku pun menebak-nebak
dalam hati. Tapi gagal… tak kutemukan sedikitpun celah untuk mendapatkan
jawabannya.

Si kecil tadi, diakuinya, merupakan seleranya yang jauh melenceng, jauh
dari kriteria dewasa, tapi itu yang dia cari. Dia cukup lelah dengan
kedewasaan, dia butuh seorang yang masih bisa berimajinasi, larut dalam
khayalannya. “dari dulu aku ingin menjadi putri”, ceritanya pada temanku di
suatu malam, respon temanku, yang kebetulan sudah teralu sering dalam dunianya
orang dewasa adalah “mimpi tuh yang realistis”, tapi si kecil menjawab “mimpi
tuh ga perlu realistis, namanya aja mimpi, boleh suka-suka dong”. Temanku diam
sejenak, berfikir… “iya juga ya? Mimpi kok realistis?”. Seketika dia berubah menjadi
orang yang lebih “muda”.

Tapi, lagi-lagi temanku tersenyum tipis, miris. Dia bilang, dia sayang si
kecil, tapi dia tidak mampu melakukan apapun, mereka berbeda dalam satu hal.
Aku sempat bingung, tentu saja mereka berbeda, usianya saja terpaut cukup jauh
darinya, pemikirannya juga berbeda, dia begitu dewasa, begitu complicated.
Sedangkan si gadis manis ini, khayalannya saja masih sebatas ingin menjadi
seorang putri seperti di dalam dongeng. Begitu polos…

Aku mulai menceritakan apa yang terjadi pada diriku, bahwa perjuanganku
juga berat, perjuangan melawan ombak-ombak besar dan bergelombang dalam arungan
samudra percintaanku. Walaupun pada ujungnya, aku tahu semua itu menjadi suatu
pelajaran paling berharga dalam hidupku.

Aku, seorang wanita yang kata teman-temanku memiliki sejuta pesona untuk
menarik pria manapun yang melihatku, tapi entah mengapa aku melihat diriku
biasa-biasa saja, bahkan teralu biasa, selalu gampang ‘melirik’ pria
disekelilingku, walau teman-temanku mengatakan merekalah yang melirikku, bahkan
beberapa mengatakan dengan berlebihan bahwa mereka bukan hanya melirik, tetapi
memerhatikan gerak-gerikku. Ironisnya, aku malah jatuh ke dalam cinta seseorang
yang sudah dimiliki orang lain, parahnya, aku tak mampu berpaling. Memalukan.
Itulah aku, beberapa bulan menjalani hubungan tanpa ikatan dengan pria si
pendua, perang dingin dengan kekasihnya yang tidak mengenalku, berperang dengan
nuraniku yang mengatakan aku salah. Akhirnya aku berpisah, namun aku masih
tidak berpaling. Perasaan terdalamku masih untuk dirinya, hingga beberapa tahun
berikutnya, dia kembali. Kembali untuk pergi selamanya. Bukan mati, karena
sebenarnya mati lebih baik daripada dia meninggalkan aku untuk wanita lain.

Selanjutnya, aku menjalani hidupku seperti biasanya, setidaknya itulah yang
terlihat oleh beberapa orang. Aku berhasil menemukan pria, yang kalau
kubanding-banding, jauh lebih baik daripada dia yang hanya menjadikan aku si
nomor dua.

Beberapa saat setelah itu, pembicaraan aku dan temanku hanya sedikit mengajak
kata-kata. Kami lebih banyak menyertakan diam dan tenggelam dalam kenangan
masing-masing. Seolah masa lalu mengejar kami kembali, menarik kami, memaksa
kami untuk merasakan lagi rasa senang, sedih, gundah dan gulana masa itu.
Gambaran-gambaran beberapa waktu kebelakang seolah bermain-main di depan kami,
menari-nari, menunjukkan dirinya kembali,

Beep. Tiba-tiba suara dari handphone temanku memecah kesunyian yang daritadi
ikut ‘nimbrung’ bersama kami. “dia”. Gumam kecil suara temanku, suaranya lebih
berat dari yang tadi kudengar. “pertanyaan kecil, simpel, selalu seperti itu
caranya mencairkan kebekuan diantara kami. Begitu tertebak. Klasik. menarik”.
Lalu dia diam lagi, meletakan telepon genggamnya, matanya menunjukan
sinar-sinar keinginan menjawab setiap tanya kecil yang dilontarkan gadisnya.
Tapi dia mengurungkannya, mengubur dalam-dalam, menimbunnya dengan sejuta
alasan yang menurutnya logis, yang menurutnya, bukan menurut si kecil, lebih
baik dilakukan. “kami berbeda” lalu dia kembali membisu.

Aku, yang sedari tadi hanya melirik kearahnya, akhirnya mengeluarkan
kata-kata yang tak pernah aku susun sebelumnya, “semua didunia ini diciptakan
berbeda, karena jika semua sama, aku tidak sanggup membayangkannya, betapa
membosankan hidup ini. Kemana pun kamu melangkah, kamu akan bertemu dengan
orang yang memiliki wajah yang sama, baju yang sama, rumah yang sama,
pemandangan yang sama. Ah… pasti juga akan membingungkan bukan, harusnya kamu
bersyukur karena kamu berbeda, perbedaan kalian akan saling melengkapi. Kamu
kolot dan dewasa, dia begitu polos dan lugu, lucu, masih banyak imaji yang akan
membuat kedewasaanmu lengkap, lengkap karena kamu tak pernah meninggalkan
masa-masa kecil dan indahmu melalui imajinya, dia pun akan dewasa dalam dunia
khayalnya, menjadi putri yang hidup dengan pangeran yang dapat mengajarkannya
kebijaksanaan, bukan hanya keindahan khayal, tapi caranya menerima kenyataan
yang kadang tidak sesuai dengan khayalan. Kalian akan lengkap jika bersama”

Tapi dia hanya diam… lama. Sampai akhirnya dia mengucapkan “tapi, kami
akan lengkap tanpa perbedaan itu”. Aku berfikir sebentar dan mulai mengerti…
mereka berbeda keyakinan, tentu. Apa lagi yang tidak bisa ditolerir?

Selesai aku menguliahi dia dengan segala kesoktahuan aku, dia hanya
tersenyum “terima kasih”. Aku membalas senyumnya. “kamu tahu? Kadang menjadi
yang kedua, merupakan yang lebih spesial daripada yang pertama, yang kedua,
walaupun terdengar seolah ada di peringkat dua, kadang menjadi perhatian utama.
Kamu pernah tidak berfikir mengapa dia menjadikanmu yang kedua? Karena kamu
spesial, kamu memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh yang pertama, kamu
pernah terfikir mengapa dia tak mau melepas dirimu? Karena dia takut kehilangan
kamu, takut tidak pernah menemukan lagi sosok se-spesial kamu. Karena
menurutnya, kamulah yang menjadi pelengkap dalam hidupnya. Namun, mungkin tetap
saja keegoisan yang menang. Pria, mereka memang seperti itu, ingin menunjukkan
bahwa dirinya tangguh dan mampu meraih apapun yang mereka inginkan. Dia bangga
bisa memiliki dua, diantara mereka yang untuk mendapatkan satu saja, harus
menyeret harga dirinya, menjatuhkan lawan-lawannya, dan menerima akhirnya
mereka kalah. Apalagi, kau yang didapatkannya. Kau yang begitu istimewa, bahkan
disemua mata lelaki, siapapun akan tertarik padamu”. Aku hampir tersedak
ludahku sendiri. Mencoba memahami apa yang baru saja lelaki ini katakan padaku.
“satu yang salah pada dirinya, dia akhirnya memilih membiarkanmu pergi dari
hidupnya… itu bodoh” dia melanjutkan. Aku merasakan darah mengalir begitu
cepat, membuat jantungku harus bekerja dua kali lebih keras dari biasanya.

Dia tersenyum lagi… “aku melakukannya juga, Sandra”. Akhirnya dia
menyebut namaku, Sandra. “aku pria bodoh yang menduakan, lalu membiarkannya
pergi… hilang bersama masa laluku. Tapi dia kembali datang, membayangiku,
setiap malam, meminta aku menebus dosaku padanya. Sampai pada akhirnya, aku
bisa mengusirnya lagi, kedua kalinya, karena gadis kecil tadi. Yang hanya dapat
ku kagumi, tanpa dapat aku miliki. Tapi, dengan dia hidup dalam anganku, dia
akan tetap sempurna, seperti apa yang aku inginkan. Dan aku menyukainya tetap
seperti itu”. Mungkin kini dia telah melupakan bayanganku, bayang yang selalu
gentayangan menagih janjinya yang tak pernah dia tepati, bayang yang selalu
menghantarkan rinduku padanya. “aku juga sudah melupakannya, Dimas. Dia telah
pergi tertiup angin yang berhembus kearah masa lalu. Menenggelamkannya didasar
lautan kegelapan, tertimbun pasir di pantai kesedihan. Aku akan terus naik ke
gunung, dimana aku akan merasakan kesejukan karena hijau dan rindangnya
pepohonan, tempat dimana aku akan melihat dunia dengan pandangan yang lebih
luas, meninggalkan jauh pantai dan laut kesedihanku. Dia dibelakangku. Jauh.
Aku mendaki bersama penjagaku, seseorang yang selalu setia menemaniku,
menungguku dalam langkah yang tertatih menginjak bebatuan gunung, menggegam
erat tanganku saat aku harus melalui lekukan terjang dan curam. Kami akan
mencapai puncaknya, bersama.” Dan aku tersenyum.

Malam itu, semilir angin dan dua gelas kopi hitam yang telah habis
diseruput kami telah membawa kami pada perenungan kisah masing-masing. kami,
mampu melihat lebih dalam untuk kisah lawan, membukakan pintu terang untuk
kami. Kehitaman cinta kami, telah diseruput habis seperti kopi hitam yang ada
di dalam gelas tadi. Hanya akan ada ampas yang dibuang, menyatu dengan tanah,
terkubur, dan mungkin… hanya mungkin, akan diam dihalaman rumah kami,
menemani kami dalam kebahagiaan.

kamar mandi

Posted by nandasani at 11:09 AM 0 comments
Dari dulu, aku menganggap kamar
mandi adalah satu-satunya tempat dimana aku bisa menjadi diriku sendiri. Ya,
karena aku sendiri dan telanjang di dalamnya. Tanpa tertutup seutas benangpun
di atas tubuh kecilku yang meliuk (uw, pasti kau sudah membayangkan betapa
seksinya aku J). Di kamar mandi itu
pula, aku bebas melakukan apapun yang aku mau, aku bisa bernyanyi, menjerit dan
suara air yang mengalir dari kran pun akan menenggelamkan suaraku bersamanya,
sehingga tak ada seorang pun yang mendengar jerit atau nyanyiku. Tangis juga
begitu, air mata itu hanya mengalir menjadi bagian dari air yang tumpah dari
baknya yang kepenuhan, menjadi bagian yang bahkan tak terlihat bedanya. Padahal
air mata itu jatuh dari organ manusia, yang bernyawa, tapi tak berbeda dengan
air yang mengalir pada pipa-pipa panjang menuju tuan kamar mandi.

Di kamar mandi, aku biasanya
menemukan ilham-ilham yang jadi bahanku untuk menulis suatu karya. Bukan, aku
belum pantas menyebutnya karya, mungkin aku akan menamai tulisanku sebagai isi
hati diatas kertas putih. Sayangnya, aku tidak mungkin membawa kertas dan pena
kedalam kamar mandiku, karena kamar mandi yang ada dirumahku, bukan kamar mandi
gedongan yang “kering”, tapi kamar mandi yang terdiri dari satu buah bak mandi
kotak, dan kloset jongkok didalamnya. Bagaimana aku bisa menulis? Jadi, yang
kulakukan hanyalah mencoba menyimpan ilham-ilham tadi kedalam memoriku yang
kerjanya seperti kereta pakuan ekspress,, cepat sekali berlalu dari satu
stasiun ke stasiun lainnya. Sehingga, ribuan ide cemerlang tadi akan segera
lenyap bersamaan dengan keringnya tubuhku yang dibalut handuk. Sial!

Kamar mandi bisa menjadi
sahabatku, tapi juga musuhku sekaligus. Bayangkan, betapa dia memberikan aku
ruang untuk berpikir mengenai hal-hal yang dapat aku tuliskan, tapi dengan
berakhirnya waktuku di kamar mandi, dia juga turut mengajak ide tersebut
tercebur ke dalam septiteng pembuangan. Ah! Menyebalkan sekali rasanya
mengetahui hasil pemikiran tersebut dimakan hidup-hidup olehnya! Tapi sekali
lagi, untukku kamar mandi hanyalah sebuah ruang dimana aku bisa menjadi diriku,
menangis, berteriak, tertawa, atau hanya diam dan telanjang… kamar mandiku,
ruang yang memakan semua karyaku… yang mungkin seharusnya telah membawaku ke
dunia yang berbeda dari yang kumiliki sekarang. Dunia kata-kata dan dunia
imajinasi. Dunia dongeng yang dipenuhi harapan dan akhir kisah yang membuat
kita menyunggingkan senyuman di bibir. Kamar mandi, dia bisu, tapi dia bisa
membuatku berkata-kata. Dia cemburu padaku, pada diriku yang mempu
menuliskannya. Maka, dia menelan semua yang telah kukatakan padanya, sampai aku
tak mampu lagi mendengar syair itu didalam diriku. Kamar mandi itu… telah
menelannya.

reposting!!

Posted by nandasani at 11:05 AM 0 comments
hihihi.. aku lagi reposting blog jaman dulu yg masuk ke dalam tulisan-tulisan yang saya anggap "cukup bermutu" hihihi. enjoooy.

bersahabat dengan diam dan bisu

Posted by nandasani at 11:05 AM 0 comments
Diam dan bisu seolah selalu menjadi teman terbaik bagi aku
dan dirinya. Hanya dirinya. Dia yang kutatap dari meja seberang di kantin, dia yang
kukagumi saat dia menendang bola itu ke gawang dan mencetak gol-gol hebat, dia
yang hanya tersenyum sesekali, tapi bukan kepadaku, walau sebenarnya aku tahu
dia adalah orang yang humoris.

Diam dan bisu selalu hadir, seperti layaknya sahabat, tapi
hanya untuk kami berdua. Saat di keramaian pesta, saat gelak dan tawa
terdengar, saat orang-orang berteriak dan bernyanyi, bahkan kami berdua turut
di dalam kegegapgempitaan itu, diam dan bisu masih bisa merayap masuk diantara
kami berdua.

Diam dan bisu seolah mengawasi kami, tak pernah melepaskan
pandangannya, tak pernah membiarkan kami untuk saling mengucapkan satu kalimat,
bahkan satu kata. Diam dan bisu hanya mengizinkan tatapan-tatapan atau senyuman
basa-basi yang menandakan bahwa kami saling mengenal, atau mungkin saling
menganggumi.

Tapi, lagi-lagi diam dan bisu yang menengahi keberadaan
kami. Bahkan saat jarak kami terpaut tidak sampai satu meter, kami tetap
ditengahi oleh diam dan bisu. Sampai suatu hari, dia menentang mereka berdua.
Dia mulai menunjukkan bahwa mereka tidak bisa selamanya menang, mereka takluk
padanya. Suara, kata dan kalimat mulai hadir menyapu diam dan bisu, bahkan kami
tertawa. Dan seketika kami lupa akan hadirnya diam dan bisu pada kehidupan lalu
kami. Tawa, canda, harapan dan kehangatan menjadi bagian dari kami, seolah
mereka takan pernah pudar dan pergi meninggalkan.

Diam dan bisu tidak mau tinggal diam, mereka telah teralu
lama menikmati keberadaannya ditengah-tengah kami. Diam mulai mengajak bisu
untuk berdiplomasi dengan perbedaan, kenyataan, dan rasa sakit. Mereka semua
tidak senang kami berada di kehidupan baru kami yang tidak lagi memperdulikan
mereka.

Lama mereka menyusun strategi, dan kini… gerilya mereka kembali
menang. Mereka kembali menjadi sahabat kami, merasuk kembali ke jiwa kami, ke
dalam harinya, hariku. Dia diam melihatku, aku bisu saat bertemu dengannya.
Perbedaan ada di depan matanya, kenyataan memaksa aku mengakui keberadaannya.
Dan akhirnya, rasa sakit diam-diam mengalir dalam darah kami, menyanyat nadi
dan urat kami, hingga akhirnya… kami mati tanpa kata apalagi tawa. diam membuat bisu. dan bisu adalah diam.

game of love

Posted by nandasani at 11:04 AM 0 comments
Membiarkan seseorang pergi dari kehidupan kita adalah hal yang sangat sulit, tapi ternyata, mendatangkan orang lain untuk menggantikannya tidak kalah susahnya… bukan hanya diperlukan berbagai pertimbangan matang agar sakit terdahulu tidak terulang, tetapi banyak hal lain yang harus dilakukan… pembiasaan kembali, pengenalan hati yang baru, nama baru, tingkah laku yang baru, dan keluarga yang baru. Cuma ada dua kemungkinan setelah itu… cocok atau malah semakin berantakan. Proses mengenal ini yang membuatku lelah, membuatku jengah. Berkali-kali aku melakukannya, namun selalu saja ada yang mengganjal dan lagi-lagi gagal.

Lalu ku pikir aku memang hanya harus menunggu agar lukaku sembuh terlebih dahulu, barulah aku akan kembali ke dalam permainanku yang berbahaya tadi. Meloncat ke kanan ke kiri, lalu terjatuh kembali, terluka dan kesekian kalinya menunggu kesembuhan datang. Kali ini, lukaku sepertinya menimbulkan bekas yang buruk sekali… aku bahkan tidak ingin mengingat kejadiannya bagaimana luka ini bisa hadir di hatiku.. luka yang kudapat setelah aku bersenang-senang, teralu senang bahkan hingga saat aku jatuh, rasanya amat menyiksa. Aku tidak ingin mengingatnya lagi… tidak sama sekali ingin aku menyentuh serpihan debu-debu kenangan pahitku di masa itu, namun tak kuasa ku kendalikan memori di dalam otakku. Aku tetap terkenang tentangnya.

Suatu hari ku bertemu dengan permainan yang lebih aman, lebih menjanjikan kemenangan untukku apabila ku terlibat di dalamnya. Permainan yang membuatku tertawa dan merasa nyaman bergelut dengan setiap teka-tekinya. Aku jatuh cinta dengan permainan ini dan rasanya tak ingin aku berhenti bermain hingga waktu yang memaksaku pergi. Tapi bagaimana dia? Apakah dia siap menerima bekas lukaku? Bekas luka yang ternyata dia juga punya.

Lukaku adalah patah hati… patah hati karena cinta yang teralu dalam… cinta yang ternyata tidak terbalaskan atau bahkan terabaikan. Hingga sebuah keputusan perpisahan menghadirkan keputusasaan yang tidak ada habis-habisnya. Lelah dan jengah mencari obatnya.

Tapi dia sudah hadir disini, jadi permainan baru untukku. Aku harus berfikir, dan aku harus berjuang untuk menjadi pemenang…

6 bulan berbanding 4 jam

Posted by nandasani at 11:04 AM 0 comments
Tadi malam, kamu membayar enam bulan dengan empat jam. Enam bulan dengan empat jam. Perbandingan yang paling memilukan dan memalukan, sebenarnya. Tapi aku tidak tahu, kenapa rasanya empat jam tersebut melampaui enam bulan yang terbuang enam bulan penuh prasangka dan dendam, dibayar cukup lunas dengan empat jam yang dihabiskan dengan tawa canda.

Cukup.

Dan aku tidak meminta lebih.

Empat jam itu mengubur laraku dan juga kesalku pada dia yang lainnya. Dia yang seharusnya jauh lebih memperhatikanku. Saat ini. Aku lelah terus mengerti tanpa pernah dimengerti. Aku tak ingin meminta karena dia takan pernah memberi.

Lewat empat jam itu, aku tahu… kamulah yang terbrengsek… tapi kamulah yang terbaik. Rekor kita pecahkan lagi tadi malam, ditambah dengan satu lagi rekor baru. Terima kasih, aku sudah benar-benar melupakan semua kesalahanmu…

It’s a brand new start… kita langkahi jalan ini, sendiri-sendiri… namun kamu tahu, kita masih saling mengawasi u

home

Posted by nandasani at 10:59 AM 0 comments
whenever i go

wherever i go

with whoemever i go

how often i go..

whatever makes me go…

u know…

u’re a home

a home, a place for me to find comfort, to find safety..

and u know..

someday.. i’ll be back to u…

aku semakin jauh dari mengerti..

Posted by nandasani at 10:43 AM 0 comments
Aku semakin jauh dari mengerti arti cinta
Semakin bingung saat mencari maknanya

Hari ini, pasangan muda itu menikah. Mengikrarkan janji setia sehidup semati. Mau berbagi. Bagi suka juga dukanya. Melewati hari bersama. Dengan penuh khidmat. Mereka berjanji, untuk saling menyanyangi. Tapi, sampai berapa lama? Berapa lama janji yang diikrarkan tersebut bertahan di dalam hati mereka? Seberapa sungguh mereka mengucapkannya? Seberapa besar perjuangan mereka untuk menepati janji tersebut?

Tiga hari kemudian, terdengar deru tangis sakit hati seorang wanita. Terlihat langkah gontai pria dewasa. Mereka masih muda. Seperti usia pernikahan mereka. Masih muda. Masih kecil. Masih ingusan. Masih harus banyak belajar dari kesalahan. Namun, rasanya mereka memilih mati sebagai bayi cinta. Mereka baru memutuskan untuk berhenti menghembuskan nafas-nafas kasih dalam kehidupan rumah tangga mereka. Mereka bercerai. Dengan mudahnya.

Minggu lalu, dua insan bercinta. Begitu bahagia. Seolah-olah dunia ini milik mereka berdua saja. Tak dipedulikannya pengemis-pengemis cinta yang sedang menderita di sekitar mereka. Yang mereka tahu hanyalah cinta di dalam hati mereka. Asmara yang sedang membara. Rindu yang bergumul di dalam dadanya. Sentuh menyentuh. Ucap saling ucap. Cinta di mata. Cinta di hati. Cinta di bibir.

Esoknya, kulihat dua manusia saling teriak. Saling membentak. Saling menyalahkan. Dan tak ada yang mau diam. Keduanya saling marah dan penuh kebencian. Sang wanita menuduh kekasihnya berbagi hati dengan wanita lainnya. Sang pria tidak terima. Bukannya dia menunjukkan bahwa cinta hanya untuk wanita di depannya, malah didampratnya sang hawa.

Di hari lainnya, masih banyak aku lihat kisah bahagia dan juga sengsara karena perihal cinta. Ada pasangan yang baru saja merayakan pernikahan peraknya. 25 tahun bersama. Berjuang menghadapi kemelut dengan penuh keyakinan, bahwa ketulusan cinta mampu mengatasinya. Ada pula yang Cuma bisa diam seribu bahasa karena ditinggal mati kekasihnya. Ada pula diam karena begitu marah akan kegagalan komitmen yang pernah dibangun bersama. Ada yang meraung-raung tidak terima dipisahkan karena perbedaan agama, masalah keluarga dan sebagainya.

Aku? Takut. Begitu takutnya aku bersentuhan dengan cinta. Begitu trauma aku dikecewakan sang permata hati. Bukankah aku sudah berbahagia dengan hidupku sendiri? Itulah tanyaku dalam hati. Tanya yang sebenar-benarnya pembelaanku atas ketidakberanianku mengambil risiko. Tanya yang sebenar-benarnya adalah aku menutupi kebutuhanku akan afeksi dari seorang pecinta. Aku pernah kehilangan milikku yang paling berharga. Dan aku tak ingin pernah mengulangnya.

bukankah cinta itu seharusnya indah? Lalu mengapa ada perpisahan dengan kekasih tercinta? Apakah ini berarti cinta menyiksa? Lalu, mengapa tak jera orang-orang mengejar cinta?

Saturday, April 18, 2009

so.. now i realize!

Posted by nandasani at 9:21 PM 0 comments
tadi baca2 tulisan jadul saya skitar taun 2006. lalu, menyadarii sesuatu..




betapa tulus rasa sayang saya buat si mantan, dan betapa dia menyakiti saya..



but, i've finished it all.

CASE CLOSED!

Thursday, April 16, 2009

cerita siang hari di kancil hari senin

Posted by nandasani at 7:29 PM 3 comments
Minggu lalu, gw, achie dan dian bolos salah satu mata kuliah paling yahud di semester empat, bobot 3 sks dan jatah 4 kali bolos belum sekalipun terpakai. PARAH!! Hehehe. Lalu, datanglah salah satu mahasiswa S2 Intervensi Sosial yang tidak perlu disebutkan namanya, *silahkan tebak saja sendiri… klo di TTS akan dapat pertanyaan, lima huruf, depannya D, huruf ketiga X, makhluk slengean yang ternyata otaknya cemerlang. Dan akhirnya gw sempet ngobrol ama tiga dari empat teman terbaik gw di Psikologi UI, (kebetulan yang satu udah kebanyakan absent karena sakit) jadilah kami hanya duduk manis berempat di salah satu meja di kantin yang terletak di fakultas kami. Awalnya, obrolan hanya berupa obrolan sampah yang gak ada artinya, bahkan ga diproses sama STM! Klo menurut salah satu teori IPT tentang attention, pembicaraan itu termasuk ke dalam bentuk attenuation model, yaitu semua informasi di terima oleh sensorimemori, tetapi yang tidak relevan akan dihapus. Yah, obrolan sampah dan tidak penting itu membawa kami ke pembicaraan yang semakin lama semakin berbobot (jarang loh kami punya pembicaraan yang berkualitas tinggi seperti kemarin. hehehe).

Awalnya, tema berat kami adalah bagaimana caranya menghadapi perubahan sikap yang drastis dari salah satu sahabat kami (yang gak ikut nongkrong itu). dia jadi lebih pemurung dan gak nyambung klo diajak ngomong, diajak becanda juga gak responsive. Dia punya masalah yang cukup berat dan kami tau masalahnya apa, sayangnya… beberapa bulan ini dia benar2 berubah dan kami kehilangan dia…ditambah lagi kondisi fisik yang lagi buruk, dia harus mengkonsumsi obat-obatan, yang menurut asumsi si tokoh dari TTS tadi mempengaruhi kerja otaknya, makanya dia jadi agak linglung. OK! Asumsi pertama diterima. Tapi, kami masih agak menyayangkan kenapa dia gak memilih kami sebagai tempat dia bersandar… kami kan sahabatnya. lalu, si tokoh bijak berinisial D tadi, berkata.. “coba deh lo fokus sama positifnya dia… bukan terhadap perubahan negatifnya”. Walau pada akhirnya, kami bisa mencoba menerka alasan yang paling memungkinkan kenapa dia bertindak seperti itu… jangan khawatir, kami akan membicarakannya… kami kan sayang dia…

Selesai pembicaraan tentang dia, akhirnya kami membahas sisi positif dari rival gw dan achie. Tokoh yang gw pilih sebagai rival, tidak lain dan tidak bukan adalah kekasih dari si mantan kekasih (selanjutnya dipanggil KDSMK) yang sensi abis2an ama gw. Jujur aja, gw sudah sangat merasa dendam kesumat ama ini makhluk satu. Namanya dendam, pasti yang keliatan cuma sisi negatifnya aja. Bahkan, sampai judging dia buruk sekali hampir gak ada baiknya. Oke. Untuk memikirkan SATU kata sifat positif yang menggambarkan dirinya, gw butuh beberapa saat baru akhirnya tersuarakan. “pintar! Denger-denger dia lulus hampir cum laude”. Oke. “tapi, sampe sekarang dia gak keterima kerja dimana-mana” (excuse no.1). “selera pakaiannya oke juga, waktu itu pernah ditunjukkin sepatu yang dia suka… yea, I love that”. Oke. “tapi kalo dia yang pake jadinya biasa aja” (excuse no.2). “tajir sih”. Oke. Yang ini gak pake tapi. Udah. Dan gw hanya berhenti sampai hal ketiga tersebut. Sumpah. Susah abis mikirin apa lagi yang baik dari dia. eh, ada satu lagi... tapi sepertinya gw menggunakan term yang salah untuk menggambarkannya, kata-kata gw adalah “dia pintar ngejilat keluarganya”, menurut Inisial D, term “menjilat” itu konotasinya sudah negatif, jadi gak appropriate klo dipake untuk sebuah puijan, padahal maksud gw adalah... KDSMK bisa bikin keluarganya jatuh cinta ama dia. Oke, sampai akhirnya Inisial D bilang “dan yang terbaik dia sayang sama *beep*”. Spontan, gw melancarkan defense or offense (gw gatau ini akan dikategorikan yang mana), “emang gw engga???” (oops. I’ve just spoken out what I’ve been repressed for the coupletimes). Jujur aja, saat itu gw langsung nyesek. Ya, dia sayang sama *beep* loh. Harusnya gw seneng dong yah dengan hal itu… tapi gw malah agak kesal mendengarnya. Inisial D bilang sama gw *dan achie*, bahwa… gw bisa menyebutkan kebaikan orang itu, tetapi semua dikasih tapi. Selalu ada denial, selalu ada excuse yang menjadikan diri sendiri lebih baik. Haduh. Iya yah? Setelah pembicaraan itu selesai, gw jadi mikir… ya, semua orang memang punya kelebihan… and she has things I don’t. gw pun gak sempurna… gw gak luput dari kekurangan dan masih harus sangat banyak belajar dari kesalahan

Agak di sangkut paut aja sih sama filosofi hidup dari instruktur yoga gw... the wisest person i ever met... dia punya prinsip 6K dan SSP. 6K is for Kasih, Kesabaran, Ketabahan, Kejujuran, Keikhlasan, dan Keuletan, serta tambahan Senyum Santai Pasrah. Klo dibicarakan dalam konteks ini, mungkin gw harus mulai memenuhi hati gw dengan kasih yang udah dikaruniai oleh sang pencipta, kita diajarkan untuk mengasihi sesama, bukan? Yah, sampai hari ini memang masih agak sulit mengasihi makhluk Tuhan yang satu itu, gak tau juga yah... mungkin karena dulu gw pernah mencoba untuk melakukannya, tapi dia sendiri yang membuat gw kecewa, dengan justru memberikan respon sebaliknya. Gw juga harus tabah, sabar dan ikhlas menerima keadaan yang ternyata jauh banget dari harapan gw sebelumnya, bahwa sebenernya gw udah sangat berjuang mempertahankan dia selama empat tahun. Empat tahun yang getir. Entah dominasi pahit atau manis, yang jelas duaduanya menjadi sangat rancu jika perpaduannya tidak tepat. Gw harus sabar menghadapi cacimaki salah satu anggota keluarganya, yang mengingat lagi kata-kata guru gw, bahwa saat kita disakiti oleh orang lain, jangan dendam... jangan pernah menyumpah, karena apa yang disumpahkan kepada mereka akan terjadi. Dendam gak pernah ada obatnya, saat orang melukai hati kita, diam... berdoa... dan bersabarlah. Gw harus jujur juga mengakui bahwa mereka bahagia bersama, jujur mengakui kelebihan yang KDSMK punya tanpa harus melakukan any denial lagi. Mungkin yang sebaiknya gw lakukan adalah tetap ulet meraih apa yang gw cita-citakan sehingga gw akan mendapatkan yang terbaik dalam hidup gw, diiringi dengan senyum, santai dan pasrahkan hasilnya pada YMK.
Pwifft... banyak sekali gw belajar akhir-akhir ini. terima kasih teman...

Monday, April 13, 2009

dear husbie :p

Posted by nandasani at 11:41 AM 0 comments
pfft..

u make me happy
:D

Thank you so much..

Wednesday, April 8, 2009

amarah

Posted by nandasani at 8:21 PM 2 comments
sial.
aku terjebak dalam permainanku sendiri.
knapa coba hati harus ikut2 terlibat. bikin aku smakin saja pening kepala.

seharusnya dia yang meronta-ronta. bukan jadi aku yang mengiba-ngiba.
ronta cinta. ibaku kembali. bukan malah tidak peduli. dan aku patah hati.

BRENGSEK.

*7april09.20:23*

Thursday, April 2, 2009

ucapan terima kasih untuk segenap sahabat terbaik sepanjang masa

Posted by nandasani at 12:26 AM 5 comments
kemarin, gue ama dian melakukan rencana yg kmi susun jauh2 hari (tanpa tau siapa targetnya), yaitu merubah status relationship di fesbuk pas april mop.. akhirnya, ksampean lah tuu plan.. dian ma andra, gue ma matin. ternyata.. tanggapannya cukup heboh, buat dian & andra : SUPER HEBOH! yaiyalah.. scara yang ngantri buat dian udah kaya antrian sembako! hheheh.

sehari ini gw jg mendapat beberapa 'adeuh' atau skadar ucapan selamat dari beberapa orang (yang kemudian gw menjadi merasa bersalah telah berbohong ama kalian. hehe). efeknya ga seheboh dian ma andra, tapi tetep aja.. berbohong itu cape! heheh.. but, still thanks buat papah matin yang mau diajak seseruan sehari ama gue.. hehe.

well then, gue yang sekarang sedang sangat terfokus pada goal2 yang harus gue raih. gue lagi agak menomor-sekiankan urusan hubungan romantis. gue masih sangat bisa bersenang2 sama temen2 gue.. kaya hari ini, gw bersenang2 sama 6 orang sobat2 gue.. dian, chai, bagus, angie, kapyon & lady dalam rangka mrayakan bday bagus tgl 25 maret kmarin..

we went to PH in margo city. we were talking, joking, laughing, gossiping, doin silly things and having so damn much fun.

ngakak abis2an. ga berenti ketawa sjak awal duduk sampe turun mobil. padahal cuma gara2 kata "tet tot tet tot" . meaningless . tapi, sesuai ama kuliah bermain tadi.. bahwa jokes pada adolescence yang biasanya bersifat inside joke, digunakan untuk mempererat hubungan sosial. yippie, dengan banyak jokes yg tadi keluar (dan sbenernya ga lucu2 amat buat outsider), kmi jadi banyak tertawa dan smakin merasa dekat. iya ga? (awas ya dijawab pake "tet tot tet tot" hehe)

dan ini membuat gue lagi2 smakin sadar arti pertemanan, persahabatan yang berkorelasi positif dengan tingkat kebahagiaan, dan signifikan pada los 0,01 (ngie, maap.. gw tau ini makanan lo, bagi dikit aja yah?)

makasii banyak ya temen2.. sumpah deh, u're all i need all the time. gattau gimana jadinya klo ga ada kalian..

ztu. haa.. gattau mau nulis yg mana. kmu slalu ada anytime buat aku, ztu.. lagi susah, lagi seneng. sayaaaaangg banget ama tutu..

dian, yg bisa gue telpon jam stgah 12 malem buat cerita sambil nangis2 gara2 patah hati ama gaga (dan dian ga bisa ngerti crita gue). dian yg harus ngebohong bilang kasurnya jebol cuma buat bikin gue ketawa, karena feelingnya bilang gue lagi knapa2 (and, yes i wasnt ok that time). dian yang tiba2 nongol depan pager kosan gue, pas gue bilang gue tiba2 badmood. Huaaah.. ga slese2 kalo gue crita satu2 apa yang udah ni camen kasih buat gue.. LOVE YOU!

Icha. si ocd yang slalu jadi normalisator antara gue dan dian yg slalu bertingkah aneh, icha yang slalu siap kapan aja gue curhatin ttg fams stuff (berujung mellow2an), icha yg jadi penengah waktu gue ama dian perang dingin. hihii. icha yang ngbagiin makanan, ngenalin teh cina, bawain tolak angin pas gue sakit.. haah.. sooo many things i couldnt tell here.. LOVE YOU! cepet sembuuuh ya sayaaang..

Achie, walau tadi ga ngikut gila2an di PH.. achie, si HSO yang akhirnya mengembangkan kemampuan imajinasi gue. hehehe. yg tetep setia denger gue tantrum, yg jd tempat displacement aggression gue, yg ulang taunnya sama ama gue, yg dengan murah hatinya minjemin gue laptop, yg slalu dgn sgenap keibuannya denger dan menanggapi crita2 gue, walo gw kena repeated syndrome. LOVE YOU!

bagus.. wah, si cowo sabar & perhatian.. idola para wanita.. yg mau nganterin gue dkk kmana2, yg bantu field metpenstat 2 ke galan, yg ga pernah pelit laptopnya digilir ama cewe2.. hhehe. thanks yh, Gus! udah lama lo gak ke kosan gw ama rian! huhu..

Angie. si jago metpen. si tukang proyeksi (ngakunya dinodai gw ama achie, padahal dia yg merangsang kmi. haha). thanks banget sering ngajarin kmi2 yang kadang suka aga dodol. gue sii terutama.. NG yg juga jadi seksi konsumsi pas kumpul2. cintakmu, ngie..

Kapyon. hahaha. satu yang gak akan gue lupa jasa lo terhadap gue. kelas bermain. dmana lo ikutan panik pas katanya klompok gue presentasi & blom bikin power point. ni anak ikutan sibuk, dan dengan murah hati dy mengizinkan klompok gue ngopi template pwr pnt dia.. muaaach kapyon!

Lady. hmm.. si teman berkestari ria. hahah. pengalaman menakjubkan yg gak pengen gue ulang lagi. heheh.. si partner KK chai.. yg kayanya sama aja ama si chai.. hehehe.

Dan buat semuuaaa sobat, teman, sahabat gue.. gak sanggup gue tulis satu2 jasa kalian ke gue.. BANYAAAAAAAAKKK buangeedd.. dan jujur, gue udah pegel.. karena gue ngetik di hp dan ini udah 30part text msg. hahaa. aku sayang kalian.

makasiih 1000x.
-eoc-
end of confession

Sunday, March 29, 2009

angko0ott..

Posted by nandasani at 4:50 PM 1 comments
kjadian di lobby PIM, slasa 24 Maret 2009 lalu, saat angkot D11 tujuan Depok - Pal yang kami carter gak boleh masuk pelataran mall membuat saya tahu bahwa diskriminasi terhadap angkot itu ada, bung!! huh.. kesel banget sama orang2 yang menganggap angkot adalah angkutan umum yg hanya dipergunakan oleh orang2 kalangan bawah karena ongkosnya murah (buat yang gak pernah ngangkot, skarang tarif angkot berkisar antara 1500-4000, untuk jarak jauh banget). emang, kadang gue suka sewot sama penumpang angkot yang kampungan, misalnya makan di dalam angkot & sampahnya dibuang sembarangan di dalam angkot yang dia tumpangi. Nyebelin banget.. orang2 kaya gini nih yang menyebabkan angkot dinilai murahan. padahal, gue punya beberapa bukti bahwa angkot skarang bisa jadi alat transportasi yang nyaman dan menyenangkan (contohnya 2 angkot terakhir yang gue naikin)

1. angkot skarang keren2.. ada yang udah punya dual sound system yang mungkin lebih keren daripada mobil2 pribadi.

2. angkot sekarang ada yang di fasilitasi LCD TV! sumpee deh..

3. kalo si angkot pake dual sound system, atau minimal ada music playernya.. lagu yang diputer juga okeoke.. bukan dangdutan, bukan musik kampungan. gue pernah naik angkot yang muterin lagu dear God-A7X! ugh.. i love that song, baby..

4. naik angkot = bebas pegel karena nyetir.. bonus kalo supirnya ramah & ganteng. haha. gue pernah dapet angkot yang supirnya ganteng dan ternyata mahasiswa yang ternyata juga yang punya angkotnya!

5. angkotnya bersih & wangi

6. mengurangi kemacetan di kota2 yang sudah smakin parah saja. apalagi kalo di dalam mobil pribadi isinya cuma 1 - 2 orang. sdangkan angkot bisa ngangkut 12 orang, cu..

7. menghemat pemakaian BBM, yang skarang mulai langka. skaligus mengurangi biaya perjalanan toh?!

yh.. intinya, angkot bukanlah sarana yang patut di diskriminasi! dan jangan gengsi kalo emang harus pergi pake angkot, sbagai pengguna setia angkot, gue gak stuju angkot disebut murahan. yeah. hidup angkot!! hhehehe..
--------------------------

Makanan udah dateng.. makan dulu yah..

(pizza pajajaran bogor. 290309. inspired by angkot 02&09 yang gaoel bangett!)

"aku & Lexy"

Posted by nandasani at 3:35 PM 0 comments
dua tahun terakhir, hubungan gue dengan lexy berjalan mulus.. walau ada beberapa batu kerikil yang gue lewati, tapi bukankah hal itu wajar didalam sbuah hubungan..?

tapi.. beberapa bulan kebelakang, gue dan lexy mulai agak banyak masalah yang gak bisa diselesaikan.. gue sedih kalau harus memutuskan hubungan yang udah begitu erat terjalin.. gue juga gak kuat menyimpan memori indah yg gue lewati ma lexy di kamar kosan.. 24/7.. pfft.. tapii.... gue beneran butuh laptop baru! gue butuh laptop yang bisa pake batere! butuh laptop dengan kapasitas memori yang lebih gede, butuh laptop dengan ram yang mampu melakukan multitasking dengan baik..

pfft.. Lexy, maaf ya.. bukannya aku gak cinta lagi sama kamu.. bukannya aku gak setia.. tapi, aku benar2 membutuhkan laptop yang baruu.. yang bisa memenuhi kebutuhanku.. maaf ya Lexy..

Friday, March 27, 2009

perbedaan antara lelaki & wanita di mata dunia tentang cinta

Posted by nandasani at 4:55 PM 0 comments
kalau lelaki mengejar cintanya, mereka disebut pejuang tangguh
Tetapi, kalau wanita yang mengejar cintanya, dikatakan murahan

kalau lelaki mempertahankan cintanya, mereka dikatakan pantang menyerah
tetapi kalau wanita melakukannya, mereka disebut pengemis

kalau lelaki melepas cintanya, mereka dikatakan berkorban
kalau wanita, malah disebut tak setia

mengapa seperti itu??

Sunday, March 22, 2009

if you think this ends too soon..

Posted by nandasani at 3:13 PM 0 comments
gue lagi break belajar metpenstat & p3..
browsing lirik lagu..

"endings always come too fast, they come too fast and they pass too slow"
all i know - five for fighting

gw mendengar beberapa orang baru saja memutuskan untuk membuat ending dari hubungan mereka.. Tadi juga lg notes-reading di fesbuk ttg berakhirnya sbuah hubungan.. gw pun baru melewati ending skitar 2 bulan yg lalu.. karena keisengan gw ngebrowse dan akhirnya menemukan lirik ini, gw pengen membahas tentang si ending yang come too fast..

beberapa waktu yang lalu, gw pernah menulis bahwa gw punya ketakutan akan perginya "dy" yg teralu cepat.. "im scared by the end that come too soon". pernah gak bilang "im not ready yet if he/she leaves me" atau "ga secepat ini..", ya.. dua pernyataan itu pernah gw kemukakan.. pertama, saat gw dan mantan gw yg terakhir 'hampir' menyelesaikan hubungan kami.. dan yg kedua, saat simas margarine bilang sbaiknya kami menjaga jarak karena perbedaan prinsip..

pada saat itu, gw benar-benar takut kehilangan apa yang sudah terbiasa ada -mantan gw-, takut kehilangan rutinitas yg membuat gw seneng, bersemangat, dsb.. gw juga gak nyangka harus mengakhiri semua hal yang slama 4 taun bikin gw idup, gw berfikir akan jadi apa kalo hubungan ini akhirnya gak menyenangkan.. (haha. Lebai).. ya, gw merasa takut, resah dan gak siap sama skali membayangkan "the end will come to us", gw sedih karena gw bertanya kenapa secepat ini (gw baru 2bulan balik lg sama dia). tapi gw mencoba berfikir & meresapi insight dari perpisahan secepat ini. kalau misalnya, gw & dia lebih lama lg bersama, maka gw dan dia akan lebih tersakiti. lebih sakit berarti butuh waktu lebih lama untuk recovery. butuh waktu lebih lama untuk recovery, bikin sedih jadi lebih lama. kalau sedih lebih lama akan lebih menderita. kalau menderita, muka gak ceria. muka gak ceria, jadi gak mempesona. kalau udah gak mempesona gmana mau dapet yang baru?? hehe. ya intinya, smakin lama kita bertahan di dalam suatu hubungan yang gak sehat (entah ujungnya sudah diketahui bahwa gak akan menghasilkan apapun, entah karena menjalaninya udah gak tulus, entah karena selalu tertekan, dsb), maka smakin baik kalau smakin cepat diakhiri. walau memang rasa sakit dari mengakhiri hubungan yang pada awalnya indah itu lambat banget ilangnya..

but, dont worry because time will heal ur wound..

Friday, March 20, 2009

have to think about other..

Posted by nandasani at 2:21 PM 0 comments
now, im facing a dillematic situation. i WANT to go to dancing class this afternoon, but in the other hand.. i have to come with Adit to meet someone from ILUNI for ITP's urgency. huaahuaa.. and unfortunately, those things comes up in definitely same time. 4 PM. what can i do? i cant torn myself apart, rite?!

then.. i chose to come with adit, because of these reasons.
1. im the WAPO of ITP, and this is one of my job

2. the ITP involved more people than dancing class, that im the only person who has to pay for this absence

3. my body is not that fit to attend dancing class today

4. it is an opportunity to meet new people from ILUNI, that i hope can be helpful next time :D

yea, sometimes i have to sacrifice my own need for other.. oyaa, actually i also get sumthing from this meeting. so, im not losing anything :)

Thursday, March 19, 2009

ujian oh ujian

Posted by nandasani at 10:10 AM 0 comments
minggu ini anak-anak UI, khususnya psikologi lagi menghadapi yang namanya UTS, Ujian Tidak Serius. ehehe. sepertinya semua orang mengalami ingkat neuroticism yan berbeda-beda, tergantung kondisinya masing-masing. gw sendiri termasuk orang yang punya tingkat neurotic tinggi, yang sebenernya gak baik juga sih dampaknya. gw kan jadi panikan klo menghadapi sesuatu.

hari pertama ujian, psikologi kepribadian... wah, selama kuliah, kerjaan gw cuma bengang-bengong aja tuh di dalam kelas.. tapi, karena sebenernya materi itu udah pernah dipelajari pas semester awal, jadi gw gak tralu mengalami berbagai kisah dramatis dalam belajar selama tiga jam di kosan si dian. alhasil, ujian pun berjalan... ya cukup oke lah.

hari kedua, ngumpulin tugas analisis jurnal psikologi komunitas. ini mata kuliah pilihan. dan karena banyaknya tugas lain yang menunggu, maka gw pun agak sejadi-jadinya aja ngerjain nih tugas.. huhuhu.

nah, ujian ketiga adalah psikologi bermain.
kayanya gw baru menyadari selama ini gw kuliah tuh cuma ada di kelas tanpa bener2 merhatiin apa materi yang dikasih deh.. karena jujur saja yah.. pas gw buka buku bermain, (yang notabenenya baru gw punya H-1 UTS bermain), gw merasa semua gak pernah dibahas... hehehhehe.. jadilah gw melahap buku tersebut dalam hitungan jam. ngerti? KAGA!

hari ini.. puncak2nya gw menyadari betapa saat kuliah itu harus memperhatikan dan jangan pernah belajar SKS (sistem kebut semalem, apalagi sejam)!! paraaahh bangett.. tadi malem untuk pertama kalinya gw membuka handout & buku Psikologi media yang tebel minta ampun. awalnya gw santai2 aja karena merasa handout lengkap, dan ada di tangan gw... secara gw sang kordinator kelas *ahahah. gw jumawa!*. sampe kosan jam 3 sore akhirnya gw pun memutuskan untuk belajar pake handout aja deh..

jrengjrenggg..
ternyata handoutnya sangat singkat, padat dan TIDAK JELAS!! akibatnya... gw harus baca dari buku.. masalahnya, bukunya itu tebel dan bahasanya sama sekali gak enak dibaca... huhuhuhu... jadi, tadi pas gw ujian gw memaki diri gw sendiri...

KENAPA GW GAK PERNAH MERHATIIN YAH DI KELAS??

pfftt, mudah2an metpenstat & kognitif bisa lancar... cukup pay attention sih gw terhadap mata kuliah tersebut...

my 1st resolution:
mulai sekarang, PERHATIIN MATERI DI KELAS!!!

Wednesday, March 18, 2009

posting singkat pake hp..

Posted by nandasani at 11:39 PM 2 comments
hoho.
gue lagi mencoba apakah gue bisa melakukan posting pake hp :)

mau cerita dikit aja tentang sejarah perbloggingan gue.. dulu, jaman gue sma, gue udah kenal sama yang namanya blog.. gue pun punya blog di frenster *yang alamatnya aja gue lupa! hehe*. di blog pertama gue itu, gue curhat tentang gebetan gue, yang berganti2.. hehe.. no, im not a player! berganti2 itu dalam jangka waktu yang cukup panjang kok..
Namun, setelah bosan cerita tentang itu2 aja, gue mulai posting tulisan2 gue yang semi-sastra.. tapi, blog gue sepi & kesibukan gue membuat ol dari PC/laptop tuh jarang, sedangkan blog fs ga bisa posting lewat hp.. akhirnya gue memutuskan membuat
account di multiply. buat yg mau mampir, monggo.. ada di caberawid.multiply.com, gue seneng pake MP karena dia udah punya mobile site, gue gampang banget untuk posting blog baru :), kelemahannya.. orang yang mau kasih komen harus punya MP dulu.. jadi ribet..

dan akhirnya, gue ikutan euphoria membuat blog di blogspot ini.. but i like it :D

gue sih belum tau mau menentukan suatu tema khusus atau ngga untuk blog gue disini, tapi untuk sekarang ini.. rasanya gue akan berbagi tentang keseharian gue yang menurut gue bisa bermanfaat, baik dari segi belajar maupun hiburan :D

so, enjoy my writings!

hahahah. akhirnya punya blogspot!!!

Posted by nandasani at 8:09 PM 0 comments
edan deh.. sekian lama gw terjun di dunia blogging, akhirnyaaa.. akhirnya gw punya blogspot :)

gw gak bisa posting panjang2 hari ini karena di kosan gw, yang notabenenya lagi konslet listrik, ada tukang listrik dateng...jadi gw mau cabut..

intinya, glad to join u now.. ;)
 

Corat-Coret si Caberawid Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal