ketika kamu berkata ingin dibuatkan sebuah tulisan. katamu, aku sekali menomorduakanmu.
tidak sayang, bukan seperti itu.
namun..
hanya saja kadang sulit menemukan kata yang mampu menggambarkan betapa aku mencintaimu.
aku merasa akan menjadi teralu gombal untuk menggunakan sajak-sajak yang indah. di lain sisi, tak pantas jika aku pakai kata-kata yang biasa. karena aku tak pernah bisa menjadikanmu biasa.
sayangku,
bukan aku tak ingin memberikanmu sebuah sajak penuh kata cinta. tapi aku teralu menikmati setiap waktu yang kujalani bersamamu. Aku teralu takut kehilangan detik-detik itu bahkan untuk meluangkan sedikit saja dan bercerita pada dunia bahwa kini aku telah bersama dengan cinta yang sempurna. tidak. tidak ada yang sempurna. maka aku tidak ingin mencari kesempurnaan itu bersamamu.
aku menyukaimu. mencintaimu. menyangimu dengan apa yang tidak sempurna pada dirimu.
karenanya tidak sempurna, kau nyata. bukan hidup dalam khayal dan tak pernah akan ada.
sayang,
ini bukan sebuah sajak yang indah dan menggetarkan.
hanya kata-kata yang terangkai sederhana, sedikit saja mengobati kerinduanmu untuk membaca aku menuliskan kisahmu. kisah kita. dan kesederhanaan yang membuatku tersenyum hampir sempurna.
terima kasih untuk menunggu sampai mengeringnya air mata di kisah sebelum kita, dan menjadikan senyum itu ada dan nyata dalam cerita yang tidak usah sempurna.
:)
